Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu ketika Tim Uber Indonesia menutup duel ketat melawan Chinese Taipei dengan kemenangan 3-2 di Forum Horsens, Denmark. Hasil itu sekaligus mengantar Indonesia finis sebagai juara Grup C dan memastikan langkah ke babak berikutnya.
Pertandingan berjalan jauh dari kata mudah karena Indonesia sempat berada dalam posisi unggul, lalu harus mengejar lagi setelah Chinese Taipei membalik keadaan menjadi 2-1. Dalam situasi seperti itu, dua partai terakhir berubah menjadi penentu arah laga dan Indonesia berhasil menjaga peluang tetap hidup sampai skor akhir berpihak pada Merah Putih.
Kemenangan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil agresif saat menghadapi Chiu Phin-Chian. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-17 dan langsung membawa tim Merah Putih unggul 1-0.
Start yang positif itu sempat memberi ruang napas bagi Indonesia. Keunggulan awal juga membuat tim menjaga kepercayaan diri sebelum situasi pertandingan berubah lebih alot pada partai-partai berikutnya.
Namun, Chinese Taipei segera membalas lewat pasangan Hsien Pei Shan dan Hung Eng-Tzu. Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia S. Ramadhanti harus mengakui lawan setelah kalah 21-23, 13-21, sehingga kedudukan kembali imbang 1-1.
Tekanan pada Indonesia bertambah saat Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi melakoni laga yang sangat ketat melawan Li Hsiang Ti. Pertarungan berlangsung sengit, tetapi Indonesia kembali kehilangan angka setelah tumbang tipis pada gim kedua dengan skor 29-30.
Hasil itu membuat Chinese Taipei berbalik memimpin 2-1. Dengan kondisi tersebut, Indonesia harus merebut dua partai tersisa jika ingin memastikan status juara grup tidak lepas.
Respons Indonesia datang dari pasangan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum. Mereka tampil lebih stabil dan mampu menahan tekanan untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 usai menundukkan Hsu Yin-Hui dan Lin Jhih Yun.
Hasil dari partai ganda putri itu menjaga harapan Indonesia tetap terbuka sampai laga penutup. Tanpa kemenangan di partai keempat, peluang untuk merebut posisi teratas grup akan habis lebih cepat.
Di partai terakhir, Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil sebagai pembeda. Menghadapi Huang Yu-Hsun, ia sempat kehilangan gim pertama 15-21 sebelum bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 21-19 dan 21-12.
Ketenangan Ester di momen penentu membuat Indonesia berhasil membalik keadaan dan mengunci kemenangan 3-2. Performa itu menjadi sorotan utama karena partai terakhir datang saat tekanan berada pada titik tertinggi.
Hasil atas Chinese Taipei memastikan Tim Uber Indonesia keluar sebagai juara Grup C. Modal tersebut menjadi bekal penting ketika tim bersiap melaju ke perempat final dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi.
Selain Ester, kontribusi Putri Kusuma Wardani, Rachel Allessya Rose, dan Febi Setianingrum juga menjadi bagian penting dari kemenangan tim. Kerja kolektif itulah yang menjaga Indonesia tetap melangkah mulus di Denmark setelah duel sengit yang baru selesai hingga partai pamungkas.
