Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu saat Indonesia menaklukkan Taiwan 3-2 dan memastikan langkah sebagai juara Grup C Piala Uber. Kemenangan ini lahir lewat pertarungan ketat hingga partai kelima, dengan Ester menutup laga melalui kemenangan 15-21, 21-19, 21-12 atas Huang Yu-Hsun dalam durasi 69 menit.
Hasil tersebut membawa tim putri Indonesia melaju ke perempat final dengan status pemenang grup. Taiwan tetap menyusul ke fase yang sama sebagai runner-up setelah sebelumnya meraih hasil atas Kanada dan Australia di babak penyisihan.
Perjalanan Indonesia menuju kemenangan tidak berjalan mulus sejak awal. Putri Kusuma Wardani sempat memberi modal penting dengan mengalahkan Chiu Pin-Chian 21-17, 21-17 dan membawa Indonesia unggul 1-0.
Keunggulan itu tidak bertahan lama karena Taiwan membalas lewat nomor ganda pertama. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menyerah dari Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dengan skor 21-23, 13-21.
Situasi Indonesia bahkan sempat semakin berat pada partai tunggal berikutnya. Ni Kadek Dhinda Amarta Pratiwi kalah dari Lin Hsiang Ti dalam duel sengit yang berakhir 21-10, 30-29 untuk wakil Taiwan, sehingga Indonesia tertinggal 1-2.
Dalam posisi terdesak, harapan Indonesia masih hidup melalui pasangan Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka tampil gigih saat menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun dan memaksa laga berlanjut ke partai penentuan setelah menang 11-21, 22-20, 21-16.
Momentum dari kemenangan itu sangat penting karena menjaga peluang Indonesia tetap terbuka sampai akhir. Tekanan beralih ke Ester, yang harus menghadapi laga paling krusial dalam pertandingan ini.
Pada gim pertama, Ester sempat tertinggal karena Huang Yu-Hsun lebih dulu mengambil inisiatif permainan. Namun, Ester kemudian menemukan ritme dan membalikkan keadaan di gim kedua, termasuk saat mencatat delapan poin beruntun yang mengubah jalannya pertandingan.
Setelah skor kembali imbang, Ester tampil lebih stabil pada gim penentu. Ia bermain lebih tenang, meminimalkan kesalahan, dan tidak memberi ruang bagi Huang untuk mengejar, sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan 21-12.
Ketenangan Ester di momen terakhir menjadi pembeda utama dalam duel ini. Saat tekanan berada di titik tertinggi, Indonesia justru mampu mengamankan kemenangan 3-2 dan memuncaki Grup C dengan cara yang dramatis.
