Rp2,699 Juta Sudah Bawa AI, Infinix XPAD 20 Ubah Peta Tablet Produktivitas

Author: Redaksi Android62

Tablet di rentang harga Rp2 jutaan mulai memasuki tahap baru ketika fitur kecerdasan buatan hadir pada perangkat yang lebih mudah dijangkau. Infinix XPAD 20 menjadi salah satu penanda pergeseran itu dengan harga mulai Rp2.699.000 dan dukungan asisten Folax berbasis ChatGPT.

Perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk konsumsi hiburan, tetapi juga untuk kegiatan belajar, pengelolaan pekerjaan, dan pembuatan materi sederhana. Arah tersebut membuat persaingan tablet semakin menitikberatkan pada perangkat lunak produktivitas, konektivitas, serta kapasitas penyimpanan.

AI Menjadi Nilai Tambah di Kelas Terjangkau

Folax pada Infinix XPAD 20 dirancang untuk membantu tugas sehari-hari melalui perintah suara dan peringkasan teks. Fitur tersebut turut terintegrasi dengan perangkat lunak AI Replit, sehingga fungsi tablet tidak hanya bergantung pada layar besar untuk menonton konten.

Masuknya AI ke kategori harga lebih rendah menunjukkan perubahan posisi tablet di pasar. Produsen kini berupaya menawarkan perangkat yang dapat mendukung aktivitas produktif tanpa harus berada di segmen premium.

Menurut techno.viva.co.id, XPAD 20 menggunakan layar 11 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 90Hz. Spesifikasi itu menempatkan perangkat ini sebagai opsi tablet layar besar yang menyasar penggunaan harian dengan harga lebih terjangkau.

Perbandingan Arah Dua Tablet

Model Layar dan Performa Fitur Produktivitas Harga atau Kapasitas
Infinix XPAD 20 11 inci FHD+, 90Hz, MediaTek Helio G88 Folax berbasis ChatGPT, Replit, Multi-Device Collaboration Mulai Rp2.699.000, RAM 8 GB dan ROM 256 GB
iQOO Pad 5c Snapdragon 8s Gen 3, baterai 10.000 mAh AI PPT Assistant, WPS Office setara PC Model global berada pada rentang harga lebih tinggi

Konektivitas Jadi Penopang Penggunaan Harian

Infinix XPAD 20 mengandalkan chipset MediaTek Helio G88, RAM 8 GB, dan ruang penyimpanan 256 GB. Tablet ini juga tersedia melalui mitra ritel resmi, termasuk Erafone.

Keberadaan slot SIM card 4G LTE memberi pilihan akses internet seluler saat Wi-Fi tidak tersedia. Dukungan ini penting bagi pengguna yang memakai tablet untuk belajar atau bekerja ketika berada di luar rumah.

Fitur Multi-Device Collaboration juga memperluas fungsi XPAD 20 dalam penggunaan lintas perangkat. Kombinasi layar besar, memori lapang, dan konektivitas seluler menegaskan fokus perangkat pada kebutuhan praktis sehari-hari.

iQOO Pad 5c Membawa Tekanan dari Segmen Lebih Tinggi

Di kelas yang berbeda, iQOO Pad 5c memperlihatkan standar performa yang lebih tinggi lewat Snapdragon 8s Gen 3 dan baterai 10.000 mAh. Model global ini membawa pendekatan yang lebih dekat ke kebutuhan kerja dengan perangkat lunak yang lebih lengkap.

iQOO menyertakan OriginOS 6 berbasis Android 16, AI PPT Assistant, dan WPS Office setara PC. Rangkaian tersebut diarahkan untuk pengolahan presentasi serta aktivitas kerja yang membutuhkan pengalaman perangkat lunak lebih mendalam.

Perbedaan posisi antara Infinix XPAD 20 dan iQOO Pad 5c menunjukkan pasar tablet tidak lagi bergerak hanya berdasarkan ukuran layar atau kemampuan multimedia. AI, efisiensi daya, dan perangkat kerja kini menjadi unsur yang semakin menentukan daya tarik sebuah tablet.

Perubahan itu berlangsung ketika minat terhadap perangkat AI berharga terjangkau meningkat, bersamaan dengan Core Update Google Juli 2026 yang menekankan penyaringan konten berkualitas tinggi. Tablet berlayar besar dengan fitur bantu AI berpotensi semakin relevan untuk membaca, membuat, dan mengelola konten.

Berita Terbaru