Inggris Jadi Basis Kunci Nio, Hub Rekayasa Baru Ini Disiapkan untuk Dorong Ekspansi Global

Author: Redaksi Android62

Nio memperkuat pijakan rekayasanya di Eropa dengan membuka fasilitas engineering baru di Witney, Oxfordshire. Langkah itu menandai babak baru bagi pusat R&D Inggris yang kini diposisikan sebagai salah satu simpul terpenting dalam jaringan global perusahaan.

Fasilitas tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan 10 tahun pusat R&D Nio di Inggris pada 18 Juni waktu setempat. Acara itu dihadiri perwakilan pemerintah China dan Inggris, para mitra, serta media.

Di dalam jaringan pengembangan Nio, tim Inggris memegang peran yang semakin besar selama satu dekade terakhir. Basis ini berkembang dari salah satu lokasi luar negeri paling awal menjadi pusat yang menyumbang dukungan teknis bagi banyak model produksi dan program teknologi penting.

Kontribusinya mencakup perjalanan sejak EP9, electric supercar milik Nio, hingga ET9, sedan flagship listrik kelas eksekutif. Selain pengembangan kendaraan, tim di Inggris juga terlibat dalam vehicle engineering development, optimisasi dinamika kendaraan, serta teknologi simulasi lanjutan.

Peran teknis yang makin luas

Keahlian tim Inggris tidak berhenti pada pengembangan produk. Nio menyebut mereka juga menangani homologasi Eropa dan kolaborasi R&D lintas wilayah, dua bidang yang penting untuk memperlancar ekspansi dan validasi teknologi di pasar berbeda.

Fasilitas engineering baru ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pengembangan teknik dan validasi teknologi canggih. Perusahaan menilai sarana tersebut akan mendukung inovasi global yang lebih kolaboratif untuk produk serta terobosan teknologi berikutnya.

Langkah ini juga memperlihatkan arah baru Nio dalam ekspansi luar negeri. Di saat perusahaan tetap menjaga disiplin biaya, operasi Eropa perlahan digeser ke model yang lebih asset-light.

Eropa tetap penting, tetapi dengan strategi berbeda

Perubahan strategi itu sudah terlihat di beberapa pasar utama. Norwegia masih memakai model penjualan langsung karena penetrasi kendaraan listrik yang sangat tinggi, sedangkan operasi di Jerman, Belanda, dan Swedia bergerak menuju model distributor.

Pekan lalu, Nio juga membuka Nio House lokal pertamanya di Yunani bersama mitra Motodynamics. Format itu mengikuti pendekatan asset-light yang kini menjadi salah satu ciri ekspansi perusahaan di Eropa.

Bagi Nio, Inggris tetap relevan bukan hanya sebagai lokasi historis, tetapi juga sebagai titik temu kerja sama teknologi. Perusahaan mengatakan akan memperdalam kolaborasi dengan perusahaan lokal, universitas, dan lembaga riset di Inggris serta Eropa.

Strategi itu sejalan dengan ambisi global Nio untuk memperluas jaringan R&D internasional sekaligus memperlebar batas inovasi teknologi. Tujuannya adalah menghadirkan pengalaman mobilitas listrik pintar yang lebih baik bagi pengguna di berbagai pasar.

Di tengah penguatan pusat engineering itu, sorotan lain datang dari Firefly, merek mobil kompak premium Nio. Daniel Jin, presiden Firefly, mengatakan pada November 2025 bahwa merek tersebut berencana masuk ke pasar Inggris pada 2026.

Firefly juga memperkuat posisinya di pasar berpenggerak kanan yang tidak terkena tarif hukuman atas mobil listrik China. Merek ini sudah hadir di Singapura dan Thailand, serta turut dipamerkan di Hong Kong Auto Show yang sedang berlangsung.

Source: cnevpost.com
Berita Terbaru