Inggris Siapkan Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Platform Besar Ikut Terdampak

Author: Redaksi Android62

Inggris menyiapkan langkah paling tegas sejauh ini untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak. Pemerintah akan memblokir platform media sosial agar tidak bisa menawarkan layanan kepada pengguna di bawah usia 16 tahun, dengan penerapan yang ditargetkan mulai berlaku pada Spring 2027.

Kebijakan itu disampaikan sebagai batas tegas oleh Perdana Menteri Kier Starmer, yang menyebutnya sebagai “a line in the sand”. Menurut Starmer, perusahaan teknologi sudah diberi kesempatan tetapi gagal, sehingga pemerintah harus turun tangan untuk melindungi anak-anak, mendukung orang tua, dan menetapkan standar baru bagi generasi mendatang.

Daftar platform yang terdampak

Larangan ini mencakup layanan besar seperti Facebook dan Instagram milik Meta, YouTube milik Google, X yang dulu bernama Twitter, TikTok, dan Snap. Namun, kebijakan tersebut tidak mencakup layanan pesan WhatsApp dan Signal.

Pemerintah juga menyiapkan pembatasan untuk sejumlah fungsi yang dinilai berbahaya bagi pengguna di bawah 16 tahun. Di antaranya adalah livestreaming dan komunikasi dengan orang asing.

Aturan itu juga menyentuh layanan gim, tetapi tidak akan melarang anak-anak ikut dalam permainan daring multipemain. Pembatasan siaran langsung akan berlaku jika anak di bawah 16 tahun menyiarkan dirinya sendiri di berbagai platform.

Respons perusahaan dan konteks internasional

Sejumlah perusahaan yang dimintai komentar, termasuk Meta, Snap, X, dan TikTok, belum segera memberikan tanggapan pada hari Senin. Sementara itu, juru bicara YouTube mengkritik keputusan tersebut dan menyebut platform itu sebagai sumber penting bagi anak muda, pendidik, dan orang tua.

YouTube mengatakan pihaknya telah berinvestasi pada pengalaman yang dipandu ahli, sesuai usia, dan perlindungan bawaan untuk remaja selama lebih dari satu dekade. Menurut juru bicara itu, larangan menyeluruh justru dapat mendorong anak-anak menjauh dari ruang yang dikurasi dan diawasi ke layanan anonim yang dinilai kurang aman.

Kebijakan Inggris muncul hanya beberapa hari setelah parlemen Kanada menerima rancangan undang-undang untuk membatasi akses remaja ke platform media sosial. Safe Social Media Act akan mewajibkan pengguna di Kanada membuktikan bahwa mereka berusia minimal 16 tahun sebelum dapat mengakses platform, sekaligus membentuk regulator pemerintah baru untuk mengawasi aturan tersebut.

Jadwal penerapan dan arah kebijakan

Starmer mengatakan kepada BBC bahwa ia berharap membawa RUU itu ke parlemen sebelum Natal. Dalam pernyataan pemerintah, perlindungan tersebut diperkirakan mulai berlaku pada Spring 2027.

Dengan meniru model Australia, London kini menempatkan diri di garis depan perdebatan global soal batas usia, keamanan daring, dan tanggung jawab perusahaan teknologi terhadap pengguna muda. Pemerintah Inggris melihat kebijakan ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengubah cara platform digital diakses oleh anak-anak.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru