Smart glasses di Global Connect Show Shenzhen 2026 tidak lagi tampil sebagai pajangan futuristis semata. Dua model yang paling mencuri perhatian, INMO GO3 dan GetD GSPRO-27, menunjukkan bahwa perangkat ini mulai diarahkan untuk kebutuhan harian yang lebih nyata.
Perbedaan paling jelas ada pada fokus masing-masing produk. INMO GO3 menonjolkan kenyamanan pemakaian dan ketahanan daya, sementara GetD GSPRO-27 mengejar kombinasi AI, desain transparan, dan fitur pemantauan kesehatan.
GetD GSPRO-27 mengandalkan AI dan tampilan transparan
Dari sisi desain, GetD GSPRO-27 tampil mencolok lewat varian transparent yang memperlihatkan komponen di bagian dalam. Tampilan itu memberi kesan futuristis, tetapi tetap diarahkan ke segmen pengguna yang ingin perangkat terlihat stylish.
Di balik desainnya, GetD membawa integrasi AI yang agresif. Perangkat ini menggabungkan ChatGPT dan Gemini secara simultan untuk mendukung penerjemahan dan interaksi dalam lebih dari 145 bahasa secara instan.
Fitur panggilan suara juga ditingkatkan dengan AI noise cancelling. Penempatan mikrofon yang diarahkan langsung ke telinga membantu mereduksi kebisingan di sekitar saat komunikasi berlangsung.
Nilai tambah lain datang dari fitur kesehatan terpadu. GetD GSPRO-27 disebut sebagai kacamata pintar pertama yang mengintegrasikan sensor kesehatan untuk melacak aktivitas harian pengguna.
Dukungan ekosistem Apple Find My membuat perangkat ini semakin relevan bagi pengguna iPhone. Fitur tersebut membantu pengguna melacak perangkat dan mengurangi risiko kehilangan.
INMO GO3 menaruh prioritas pada baterai dan kepraktisan
Jika GetD menonjolkan sisi AI, INMO GO3 justru tampil lebih kalem dengan desain yang menyerupai kacamata biasa. Bentuknya yang kasual dan ringan membuat perangkat ini lebih mudah dipakai dalam durasi panjang tanpa terasa membebani.
INMO juga menyematkan fitur two-way dialogue translation secara real-time untuk mendukung produktivitas dan mobilitas pengguna di lingkungan global. Fokusnya jelas mengarah pada fungsi yang berguna dalam aktivitas harian.
Yang paling menonjol dari INMO GO3 adalah sistem dayanya. Gagang kacamata ini memakai teknologi magnetic swappable battery berkapasitas 270 mAh, sehingga baterai bisa ditarik dan diganti tanpa harus berhenti lama.
Solusi itu dipadukan dengan docking case bawaan berkapasitas 1300 mAh. Kombinasi ini memberi cadangan daya yang siap dipakai saat baterai utama habis.
Pendekatan tersebut menjawab salah satu masalah yang paling sering muncul pada smart glasses, yakni ketahanan baterai. Dalam konteks itu, INMO memilih jalur yang sangat praktis bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Dua pendekatan, satu arah yang sama
Kehadiran INMO GO3 dan GetD GSPRO-27 memperlihatkan arah baru smart glasses yang makin matang. Produsen tidak lagi hanya mengejar desain unik, melainkan juga mencoba menyelesaikan persoalan nyata seperti daya tahan, komunikasi lintas bahasa, dan pelacakan aktivitas.
Di Shenzhen, kedua perangkat itu memberi gambaran bahwa smart glasses mulai bergerak dari sekadar produk pameran menuju perangkat produktivitas yang lebih relevan untuk rutinitas sehari-hari. Dengan pendekatan yang berbeda, keduanya sama-sama mengarah pada tujuan yang serupa, yakni membuat kacamata pintar lebih berguna dan lebih mudah diterima pengguna.
Source: gadgetsquad.id






