Insentif Tak Cuma untuk Mobil Listrik, Gaikindo Peringatkan Pasar Mobil Lain Bisa Lesu

Gaikindo meminta pemerintah tidak membatasi insentif otomotif hanya untuk mobil listrik. Asosiasi itu menilai stimulus perlu menjangkau seluruh jenis kendaraan bermotor agar pasar bergerak lebih merata.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Perindustrian RI. Dalam pernyataan pada Senin (29/06), Gaikindo menekankan bahwa kebijakan stimulus semestinya tidak menguntungkan satu segmen saja.

Tekanan di pasar otomotif

Gaikindo menyoroti sejumlah faktor yang dapat menekan industri pada 2026. Kenaikan harga bahan baku plastik, melambungnya harga BBM, dan pelemahan nilai tukar rupiah disebut bisa memengaruhi iklim usaha.

Di tengah situasi itu, bantuan dari pemerintah dinilai dapat memberi ruang pemulihan. Stimulus juga dipercaya bisa menumbuhkan kembali daya beli masyarakat dan mendorong penjualan mobil baru hingga akhir tahun.

Usulan untuk semua teknologi kendaraan

Cakupan insentif yang diajukan tidak hanya untuk mobil listrik, tetapi juga untuk kendaraan Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV), dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Dengan begitu, dorongan pasar diharapkan tidak terpusat pada satu jenis teknologi saja.

Gaikindo menilai perlakuan yang lebih merata akan membantu seluruh rantai industri bergerak lebih seimbang. Langkah itu juga dianggap penting untuk menjaga perkembangan pasar otomotif di Indonesia.

Menjaga daya saing industri

Asosiasi tersebut menegaskan bahwa industri otomotif punya peran besar dalam perekonomian nasional. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat agar Indonesia tetap kompetitif sebagai tujuan investasi.

Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, mengatakan pihaknya akan terus mendukung ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Ia juga menilai kolaborasi erat dibutuhkan agar industri otomotif bisa kembali bangkit.

Anton menyebut periode 2026 sebagai masa yang penuh tantangan bagi sektor tersebut. Gaikindo berharap kebijakan insentif dapat memberi dorongan yang lebih luas, bukan hanya pada mobil listrik, sehingga pasar otomotif tidak makin tertekan.

Source: otomotif.katadata.co.id

Berita Terkait