Instagram memperluas aplikasi Instagram for TV ke Samsung TV model 2020 dan yang lebih baru di pasar Amerika Serikat. Langkah ini membuat layanan layar besar Instagram menjangkau basis pengguna TV yang jauh lebih luas di ruang keluarga.
Ekspansi ke Samsung hadir setelah Instagram for TV lebih dulu tersedia di perangkat Amazon Fire TV pada Desember dan kemudian meluas ke Google TV pada Februari. Dengan pola peluncuran bertahap itu, Instagram tampak menyiapkan fondasi perangkat sebelum melepas fitur yang lebih lengkap.
Fitur yang sedang diuji
Instagram juga mengumumkan sederet fitur baru yang sedang diuji. Fokusnya adalah memudahkan penemuan konten, berbagi, dan menikmati Instagram saat ditonton bersama orang lain di sekitar pengguna.
Salah satu uji coba yang menonjol adalah pengelompokan Channels berdasarkan minat. Kategori yang disebut mencakup komedi, olahraga, atau kreator favorit pengguna.
Pendekatan ini membuat pengalaman menonton di TV terasa lebih terkurasi. Di layar besar, navigasi berbasis minat bisa menjadi cara yang lebih sederhana untuk menemukan video dibanding pola konsumsi cepat di ponsel.
Instagram juga menambahkan pengalaman menonton Stories dari teman dan kreator di TV. Kehadiran Stories di televisi menandakan bahwa format vertikal dan konten sosial singkat kini mulai didorong keluar dari layar ponsel.
Untuk pengguna yang ingin memindahkan tayangan dari ponsel ke TV, Instagram sedang menghadirkan fitur cast untuk Reels. Pengguna juga dapat melempar video dari tab Saved ke televisi, meski fitur cast itu belum tersedia di semua platform TV yang didukung.
Saat ini, casting hanya tersedia di Google TV dan Fire TV. Artinya, ekspansi ke Samsung TV lebih dulu berfokus pada ketersediaan aplikasi, bukan kesetaraan semua fitur.
Instagram juga sedang menguji rumah khusus untuk video horizontal. Uji coba ini memberi kreator lebih banyak cara untuk menjangkau audiens sekaligus memudahkan penonton menikmati konten yang memang dirancang untuk layar TV.
Arah baru untuk ruang keluarga
Selain fitur yang diuji, Instagram menyebut sedang mengeksplorasi format baru yang memang dibangun untuk ruang keluarga. Upaya ini memperlihatkan bahwa Instagram tidak hanya memindahkan aplikasi ponsel ke TV, tetapi juga menyesuaikan jenis konten untuk layar besar.
Salah satu format yang dijajaki adalah konten kreator berdurasi lebih panjang. Menurut Instagram, format ini dapat membantu kreator menyampaikan cerita yang lebih dalam dan membangun koneksi yang lebih kuat dengan audiens melalui video di TV.
Instagram juga mengeksplorasi serial episodik. Format ini dirancang untuk konten yang berkembang dalam beberapa episode dan dibangun di atas perilaku menonton yang sudah terlihat di aplikasi Instagram versi mobile.
Model episodik membuka peluang Instagram bergerak lebih dekat ke pola konsumsi ala serial, bukan hanya video lepas yang selesai ditonton sekali. Di TV, pendekatan ini bisa mendorong penonton kembali ke kreator yang sama dari waktu ke waktu.
Format lain yang sedang dijajaki adalah Live on TV. Instagram ingin membawa pengalaman siaran langsung kreator ke layar besar dan menciptakan peluang baru agar orang bisa menonton serta ikut berpartisipasi bersama secara real time.
Fokus pada tayangan langsung menegaskan ambisi sosial Instagram di ruang keluarga. TV diposisikan bukan hanya sebagai layar pasif, tetapi juga sebagai medium untuk menonton bersama dan berbagi momen secara langsung.
Instagram menyatakan berharap format-format baru tersebut bisa diluncurkan segera. Meski belum ada jadwal rinci, arah pengembangannya sudah jelas, yakni menjadikan Instagram lebih relevan untuk konsumsi video di layar besar dan penggunaan bersama di rumah.
