Intel memperluas lini Core Series 3 dengan membawa total performa AI hingga 40 TOPS ke laptop entry-level dan perangkat edge. Pada saat yang sama, Intel mengklaim platform ini mampu memberi daya tahan baterai sampai 18,5 jam pemutaran video dalam pengujian internal perusahaan.
Langkah ini menunjukkan bahwa fitur AI yang biasanya hadir di kelas lebih tinggi kini mulai dibawa ke perangkat yang lebih terjangkau. Intel juga menekankan efisiensi daya, konektivitas modern, dan dukungan untuk berbagai skenario penggunaan, bukan hanya laptop harian.
Fokus pada AI yang dibagi ke CPU, GPU, dan NPU
Intel menyebut angka 40 TOPS berasal dari kerja gabungan CPU, GPU, dan NPU di dalam platform. Dari sisi NPU, kemampuan yang diklaim mencapai 17 TOPS, sehingga beban pemrosesan AI tidak bertumpu pada satu komponen saja.
Pendekatan ini membuat pemrosesan AI bisa dibagi lebih seimbang di dalam sistem. Bagi pengguna laptop murah, arah ini penting karena tetap menawarkan dukungan AI tanpa harus masuk ke kelas perangkat yang lebih mahal.
Pilihan model Core 7, Core 5, dan Core 3
Jajaran Core Series 3 hadir dalam beberapa varian, mulai dari Core 7 hingga Core 3. Intel menyiapkan sejumlah SKU dengan konfigurasi inti, kecepatan, dan kemampuan NPU yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan perangkat.
Daftar model yang diumumkan Intel adalah sebagai berikut:
- Core 7 360: 6 core, hingga 4,8 GHz, NPU 17 TOPS
- Core 7 350: 6 core, hingga 4,8 GHz, NPU 17 TOPS
- Core 5 330: 6 core, hingga 4,6 GHz, NPU 16 TOPS
- Core 5 320: 6 core, hingga 4,6 GHz, NPU 16 TOPS
- Core 5 315: 6 core, hingga 4,4 GHz, NPU 15 TOPS
- Core 3 304: 5 core, hingga 4,3 GHz, NPU 15 TOPS
Intel mencantumkan base power 15 W untuk lini ini. Sementara itu, turbo power dapat mencapai hingga 35 W, tergantung model yang dipakai.
Konektivitas modern untuk kelas terjangkau
Selain menonjolkan AI, Intel juga membekali platform ini dengan fitur konektivitas yang tergolong lengkap di kelas entry-level. Dukungan yang tersedia mencakup Thunderbolt 4, PCIe Gen 4, Wi‑Fi 7 (R2), dan Bluetooth 6.0.
Di sisi grafis, GPU terintegrasi pada platform ini mendukung hingga 2 inti Xe3. Intel juga menyediakan dukungan memori LPDDR5x sampai 7467 MT/s dan DDR5 sampai 6400 MT/s.
Ada satu pembeda penting dibandingkan Panther Lake yang berada di kelas lebih tinggi. Intel menyebut Core Series 3 atau Wildcat Lake memakai memori single-channel sebagai salah satu cara untuk menekan biaya produksi.
Tidak hanya untuk laptop
Intel tidak membatasi Core Series 3 untuk perangkat komputasi biasa. Platform ini juga diarahkan ke kebutuhan edge computing seperti smart metering, smart building, robotika, dan sistem point-of-sale.
Arah tersebut memperlihatkan bahwa Intel ingin menjangkau perangkat yang memproses data lebih dekat ke lokasi pengambilan data. Dalam skenario seperti ini, komputasi lokal dan respons cepat menjadi penting untuk analitik maupun otomasi di lapangan.
Klaim efisiensi dan jadwal kehadiran
Intel mengklaim Core 7 360 sebagai salah satu model tertinggi di jajaran ini mampu memberi peningkatan produktivitas hingga 2,1 kali lipat dibanding Core 7 150U. Klaim tersebut berasal dari pengujian internal perusahaan menggunakan platform referensi.
Untuk beban kerja AI berbasis GPU, Intel menyebut peningkatannya bisa mencapai 2,7 kali lebih tinggi dalam Geekbench AI dan Procyon AI. Perusahaan juga mengklaim konsumsi daya saat streaming video dapat turun hingga 64 persen lebih rendah dalam skenario uji tertentu.
Dari sisi pemakaian harian, Intel menyebut perangkat berbasis Core Series 3 mampu mencapai hingga 18,5 jam pemutaran video, 12,5 jam pekerjaan kantor, dan 9,6 jam panggilan video dengan efek AI. Namun, hasil tersebut tetap bergantung pada konfigurasi perangkat dan pola penggunaan, sehingga performa nyata bisa berbeda di produk komersial.
Sistem berbasis Intel Core Series 3 dijadwalkan mulai hadir pada 16 April 2026. Kehadirannya akan diperluas melalui mitra OEM sepanjang tahun, sementara perangkat yang berfokus pada edge diperkirakan muncul pada kuartal kedua 2026.
Intel menyebut lebih dari 70 desain sedang disiapkan oleh mitra seperti Acer, Asus, HP, Lenovo, dan Infinix. Jumlah itu menunjukkan bahwa Core Series 3 diposisikan sebagai platform luas untuk laptop murah yang tetap membawa AI 40 TOPS, baterai panjang, dan konektivitas modern.
Source: www.notebookcheck.net






