Apple dikabarkan tengah menyiapkan penerus iPhone Air dengan kemungkinan nama iPhone Air 2, dan perangkat itu disebut bisa hadir lebih cepat dari perkiraan. Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, ponsel ultra-ringan tersebut berpeluang meluncur pada musim semi.
Jika kabar ini tepat, Apple tampaknya tidak hanya mempertahankan konsep bodi tipis, tetapi juga berupaya mengurangi kompromi yang selama ini melekat padanya. Perubahan yang paling menonjol adalah kemungkinan hadirnya kamera belakang kedua, disertai daya tahan baterai yang lebih baik dan chip A20 Pro.
Kamera tambahan jadi sorotan terbesar
Satu kamera belakang pada iPhone Air selama ini menjadi salah satu catatan paling besar. Dalam ulasan terhadap perangkat itu, konfigurasi tersebut dinilai sebagai kekurangan, terutama untuk ponsel dengan desain setipis itu.
Karena itu, tambahan kamera belakang pada iPhone Air 2 berpotensi menjadi pembaruan yang paling terasa bagi pengguna. Langkah tersebut juga bisa membantu Apple mengurangi trade-off yang selama ini harus diterima demi menjaga chassis tetap sangat ramping.
Selain kamera, peningkatan baterai juga masuk dalam daftar pembaruan yang dibicarakan. Bila benar hadir bersama chip A20 Pro, iPhone Air 2 akan membawa paket penyegaran yang lebih utuh, bukan sekadar perubahan desain luar.
Langkah yang mungkin menandai arah baru Apple
Di mata sebagian pengamat, iPhone Air selama ini kerap dianggap sebagai eksperimen menuju ponsel lipat Apple. Namun rumor terbaru memberi kesan bahwa format ultra-tipis ini bisa saja diperlakukan sebagai bagian yang lebih permanen dalam jajaran produk Apple.
Pergeseran itu juga selaras dengan perubahan jadwal peluncuran yang mulai terlihat dalam lini iPhone belakangan ini. Selama ini iPhone identik dengan musim gugur, tetapi dalam 12 bulan terakhir Apple memusatkan model yang lebih mahal pada September dan memindahkan iPhone 17e ke musim semi.
Dengan pola tersebut, kehadiran iPhone Air 2 pada musim semi terdengar semakin masuk akal. Jika benar terjadi, perangkat ini akan menjadi bagian dari susunan peluncuran yang tidak lagi menempatkan semua iPhone pada satu musim yang sama.
Posisi iPhone Air di pasar masih belum kuat
iPhone Air sendiri disebut belum menjadi penjual besar bagi Apple. Walau perusahaan jarang mengumumkan angka penjualan per model, kesan yang beredar adalah perangkat ini belum mencuri perhatian pasar sebesar lini iPhone lainnya.
Di sisi lain, Apple memang beberapa kali mencoba menghadirkan perangkat yang lebih kecil atau lebih ringkas. Lini iPhone mini dan iPhone SE pada akhirnya tidak bertahan, sehingga pendekatan ultra-tipis seperti iPhone Air bisa menjadi cara baru untuk menawarkan gagasan perangkat yang lebih mungil.
Untuk saat ini, semua informasi tersebut masih berada pada ranah rumor. Namun jika rencana musim semi itu benar-benar berjalan, iPhone Air 2 bisa menjadi salah satu ujian penting bagi Apple dalam menyeimbangkan desain supertipis, baterai yang lebih awet, dan kemampuan kamera.
