Model iQOO I2514 menjadi sinyal paling awal bahwa lini Z-series berikutnya sedang disiapkan dengan kelas performa yang lebih tinggi. Perangkat ini tercatat di Geekbench AI dengan kombinasi RAM 12GB, Android 16, dan chipset MediaTek yang mengarah ke Dimensity 7500.
Data benchmark itu menunjukkan iQOO I2514 memakai MediaTek MT6881, dengan empat inti performa berkecepatan 2,6GHz dan empat inti efisiensi pada 2,0GHz. Susunan tersebut membuat dugaan penggunaan Dimensity 7500 menjadi cukup kuat, meski nama komersial chipsetnya belum tertulis langsung.
Skor AI dan petunjuk kemampuan perangkat
Kehadiran iQOO I2514 di Geekbench AI juga memberi gambaran awal tentang kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan di perangkat. Skor yang tercatat adalah 1.174 untuk Single Precision, 1.757 untuk Half Precision, dan 2.926 untuk Quantized.
Angka Quantized yang lebih tinggi menandakan beban kerja AI tertentu dapat diproses lebih cepat dan efisien. Dari data yang tersedia, perangkat ini terlihat disiapkan untuk menangani tugas AI on-device pada level ringan hingga menengah.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Nomor model | I2514 |
| Chipset | MediaTek MT6881, diduga Dimensity 7500 |
| RAM | 12GB |
| Sistem operasi | Android 16 |
| Skor Single Precision | 1.174 |
| Skor Half Precision | 1.757 |
| Skor Quantized | 2.926 |
Posisi di keluarga Z-series masih belum pasti
Kemunculan model ini memperkuat dugaan bahwa iQOO menyiapkan lebih dari satu perangkat untuk lini Z-series. Sebelumnya, iQOO I2510 juga sempat muncul di Geekbench pada Mei dengan Dimensity 6300 dan diduga sebagai iQOO Z11 Lite.
Dengan bekal chipset yang lebih bertenaga, I2514 tampaknya disiapkan untuk berada di posisi yang lebih tinggi dibanding varian Lite. Namun, nama pemasaran resminya masih belum diumumkan dan belum ada kepastian apakah perangkat ini akan meluncur sebagai iQOO Z11 atau memakai nama lain.
Masih banyak spesifikasi yang belum terungkap
Geekbench AI belum membuka seluruh rincian perangkat, sehingga layar, baterai, kamera, penyimpanan, dan pengisian daya masih belum diketahui. Informasi yang benar-benar dapat dipastikan sejauh ini hanya terbatas pada nomor model, chipset, RAM, sistem operasi, dan skor pengujian AI.
Kondisi ini umum terjadi pada perangkat yang baru muncul di basis data benchmark, karena pabrikan sering memakai kode internal sebelum identitas resminya diumumkan. Untuk iQOO, kemunculan I2514 setidaknya menegaskan bahwa pengembangan Z-series berikutnya sudah berjalan dan mengarah ke kombinasi performa menengah yang lebih serius.
Jika nantinya model ini benar memakai Dimensity 7500, iQOO berpeluang menawarkan perangkat yang lebih fokus pada performa harian dan kemampuan AI dibanding kandidat Z-series lain yang sebelumnya terdeteksi.
Source: www.gizmochina.com






