Oman dan Iran Kunci Jalur Dialog, Selat Hormuz Masih Jadi Titik Tekan Dunia

Author: Redaksi Android62

Selat Hormuz tetap berada dalam sorotan dunia karena posisinya yang sangat penting bagi perdagangan energi global. Di tengah tekanan itu, Iran dan Oman memilih mempertahankan jalur dialog untuk membahas keamanan navigasi di kawasan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyebut kedua negara sepakat melanjutkan konsultasi intensif di tingkat politik, hukum, dan teknis. Menurut dia, pembahasan itu diarahkan untuk mencapai kesepahaman mengenai jaminan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz.

Diplomasi di Tengah Ketegangan Kawasan

Kesepakatan melanjutkan dialog menguat setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berkunjung ke Oman pada Sabtu (11/7/2026). Kunjungan itu dipakai untuk membahas kondisi keamanan di Selat Hormuz dan langkah lanjutan yang mungkin ditempuh.

Baghaei menjelaskan bahwa koordinasi antara Iran dan Oman menjadi penting dalam membahas masa depan pengelolaan jalur laut strategis tersebut. Ia juga menyinggung perkembangan dalam beberapa bulan terakhir sebagai bagian dari konteks yang ikut dipertimbangkan.

Qatar Ikut Masuk dalam Jalur Komunikasi

Selain Oman, Qatar juga disebut terlibat dalam konsultasi sebagai salah satu mediator dalam komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat. Peran itu menambah lapisan diplomasi yang saat ini dipantau ketat di kawasan Teluk.

Di sisi lain, ketegangan belum benar-benar mereda setelah aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran ikut membayangi situasi regional. Kondisi itu membuat setiap pembicaraan soal Selat Hormuz memiliki implikasi yang lebih luas bagi stabilitas kawasan.

Ancaman Penutupan Masih Membayangi

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga campur tangan Amerika Serikat di kawasan berakhir. IRGC juga menyatakan tidak ada kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz selama kebijakan itu diberlakukan.

Karena itu, perhatian internasional masih tertuju pada jalur sempit yang menjadi salah satu rute utama distribusi minyak dunia tersebut. Setiap perkembangan di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi arus pelayaran dan kestabilan kawasan yang lebih luas.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terbaru