IRGC Klaim Serang Pelabuhan Duqm di Oman, Ancaman Balasan Iran Makin Meluas

Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm, Oman. Serangan itu disebut sebagai fase ketiga dari balasan Iran atas agresi Amerika Serikat terbaru.

Dalam pernyataan yang dikutip www.viva.co.id dari Sepah News pada Minggu, IRGC menyebut Angkatan Udaranya melancarkan serangan berat dan mengejutkan ke fasilitas yang disebut sebagai pusat dukungan logistik bagi Angkatan Laut dan platform pengisian bahan bakar kapal induk AS di pelabuhan tersebut. IRGC menegaskan operasi itu dilakukan sebagai balasan atas agresi mematikan dari AS.

Serangan balasan Iran meluas ke Oman

Klaim serangan di Duqm menambah daftar sasaran yang disebut Iran dalam rangkaian operasi balasannya. IRGC menyatakan langkah itu terjadi setelah militer AS melanjutkan upaya agresinya ke Iran selatan, sementara Angkatan Laut IRGC sebelumnya disebut menutup kembali Selat Hormuz dan memicu respons militer lanjutan.

Dalam pernyataan yang sama, IRGC juga mengatakan kapal kedua yang dianggap melanggar peraturan di Selat Hormuz telah dilumpuhkan melalui operasi militer balasan. Departemen Hubungan Masyarakat IRGC menyebut tindakan itu dilakukan sebagai respons atas serangan AS ke markas militer Iran yang berada di pesisir pantai.

Fase BalasanTarget yang DisebutKeterangan
Fase keduaPangkalan Udara AS di Al Udeid, QatarRudal balistik disebut menghantam markas pusat perbaikan dan perawatan pesawat tempur serta fasilitas kendali
Fase ketigaPelabuhan Duqm, OmanIRGC mengklaim menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar kapal induk AS

IRGC juga menilai kebulatan tekad bangsa Iran tercermin dalam prosesi pemakaman pemimpin besar Iran Ali Khamenei yang dihadiri puluhan juta orang. Pernyataan itu kemudian ditutup dengan kutipan ayat Al Quran, “Kemenangan hanyalah milik Allah semata, yang Maha Esa, dan Maha Bijaksana”.

Peringatan baru untuk AS dan Israel

Iran menyampaikan bahwa kelanjutan serangan AS dan Israel akan dibalas dengan serangan militer yang lebih kuat. Peringatan itu muncul di tengah eskalasi ketegangan yang masih berlanjut setelah serangkaian aksi balasan di kawasan.

Hingga pernyataan tersebut dirilis, IRGC belum memberikan rincian tambahan mengenai tingkat kerusakan maupun dampak langsung di Pelabuhan Duqm. Namun, klaim serangan ini menambah daftar titik panas dalam konfrontasi antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Source: www.viva.co.id
Berita Terkait