Sorotan terhadap nama kakak Jisoo BLACKPINK, Kim Jung Hoon, makin besar setelah dua isu sekaligus mencuat ke publik. Di satu sisi, ada dugaan pelecehan seksual yang beredar di media Korea, sementara di sisi lain istrinya ikut mengungkap tuduhan kekerasan dalam rumah tangga yang disebut dialaminya selama pernikahan.
Kombinasi dua kabar itu membuat perhatian terhadap Kim Jung Hoon melonjak tajam. Meski identitas resmi terlapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual belum dikonfirmasi kepolisian, spekulasi publik langsung mengarah kepadanya setelah detail kasus menyebar luas di internet.
Dugaan pelecehan seksual yang memicu sorotan
Laporan yang beredar menyebut polisi Gangnam menahan seorang pria berusia 30-an atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang streamer perempuan. Informasi awal yang tersebar menyebut korban dan terlapor lebih dulu bertemu lewat “tiket kencan” sebelum makan dan minum bersama.
Setelah itu, korban disebut diajak ke rumah terlapor dengan janji tidak akan ada tindakan seksual. Namun, sesampainya di lokasi, situasi diduga berubah dan korban mengaku beberapa kali menolak, tetapi pelaku tetap memaksakan kontak fisik serta mencoba melakukan pelecehan seksual.
Dalam informasi yang beredar, korban juga menuding pelaku mengemudi dalam kondisi terpengaruh alkohol sebelum kejadian. Kasus ini kemudian menyebar cepat dan memicu pembicaraan luas di media sosial.
Nama Jisoo ikut terseret dalam percakapan publik
Sorotan terhadap kasus tersebut semakin besar setelah media Korea menampilkan gambar buram Jisoo bersama kakaknya. Dari situ, warganet mulai mengaitkan sosok pria dalam laporan itu dengan Kim Jung Hoon.
Nama Jisoo pun ikut terseret ke dalam percakapan publik, meski tidak ada indikasi keterlibatan langsung dirinya dalam dugaan peristiwa tersebut. Situasi ini kembali menunjukkan bagaimana kasus yang menimpa keluarga figur publik bisa cepat meluas dan menyeret perhatian ke orang lain di sekitarnya.
Isu lama ikut kembali dibicarakan
Di tengah ramainya dugaan baru, tudingan lama yang sempat muncul pada 2025 juga kembali ramai dibicarakan. Saat itu, ada unggahan anonim yang menuduh adanya perekaman tanpa izin ketika dugaan kekerasan terjadi.
Unggahan tersebut kemudian dihapus, dan tidak ada hasil penyelidikan resmi yang dipublikasikan terkait tuduhan itu. Meski tidak memperoleh penguatan resmi, kemunculan kembali isu lama ini membuat perhatian terhadap Kim Jung Hoon semakin besar.
Istri memunculkan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga
Selain kasus dugaan pelecehan seksual, istri Kim Jung Hoon juga mengungkap tudingan kekerasan dalam rumah tangga yang disebut terjadi selama pernikahan. Melalui unggahan yang beredar di forum pada 18 April 2026, ia menyebut suaminya memeriksa ponsel diam-diam dan mengubah data pribadi tanpa izin.
Ia juga mengaku dibatasi dalam berkomunikasi, termasuk soal hubungan dengan teman dan penggunaan media sosial. Dalam pengakuan yang beredar, ia menyebut penampilan, pakaian, hingga aktivitas hariannya dikendalikan sepihak oleh suaminya.
Lebih jauh, ia menuturkan bahwa mobilitasnya diawasi ketat dengan kewajiban melapor berkala dan pemasangan CCTV tanpa persetujuannya. Ia juga menuduh adanya pemaksaan hubungan seksual berulang yang berdampak pada kesehatan fisik dan psikologisnya.
Dugaan terhadap mantan istri dan status kasus
Laporan lain yang ikut beredar menyebut Kim Jung Hoon pernah bercerai. Dalam laporan itu juga muncul dugaan kekerasan serupa terhadap mantan istrinya, meski seluruh informasi tersebut masih berada pada tahap pemberitaan media.
Masih menurut informasi yang beredar, ada upaya mengirim staf ke rumah keluarga istri untuk membungkam, tetapi upaya itu tidak berhasil. Hingga kini, pihak berwenang belum mengonfirmasi identitas resmi pelaku untuk kasus dugaan pelecehan seksual, sementara penyelidikan yang menyeret nama Kim Jung Hoon masih terus berlangsung.
Kim Jung Hoon diketahui memiliki keterkaitan dengan label BLISSOO dan terlibat dalam aktivitas profesional Jisoo. Ia juga disebut telah menikah dan memiliki dua anak, sehingga rangkaian tuduhan yang muncul membuat namanya menjadi pusat perhatian publik dalam waktu singkat.
Source: www.suara.com






