Jabar Dorong Kampus Al Washliyah di Cirebon atau Indramayu, Muktamar Jadi Panggung Usulan Baru

Author: Redaksi Android62

Jawa Barat datang ke Muktamar XXIII Al Washliyah dengan membawa usulan yang dinilai strategis, yakni pendirian perguruan tinggi Al Washliyah di wilayahnya. Gagasan itu disebut penting karena hingga kini organisasi tersebut belum memiliki kampus di Jawa Barat.

Ketua Wilayah Al Washliyah Jabar KH Ahmad Aidin Tamim mengatakan opsi lokasi yang sudah disiapkan berada di Cirebon dan Indramayu. Kedua daerah itu dipandang memiliki calon mahasiswa yang banyak sehingga peluang pengembangan kampus dinilai terbuka.

Delegasi Jabar hadir penuh

Menjelang Muktamar XXIII Al Washliyah yang akan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 7-9 Juli 2026, delegasi Jawa Barat disebut datang dengan komposisi penuh. Total utusan dari Jabar mencapai 52 orang.

Jumlah itu terdiri atas 50 perwakilan kabupaten dan kota, ditambah dua orang dari pengurus wilayah, yakni Ketua Wilayah KH Ahmad Aidin Tamim dan sekretaris. KH Ahmad juga menyatakan Jabar siap menambah penggembira bila panitia membutuhkan suasana yang lebih ramai.

Alasan dorongan kampus menguat

KH Ahmad menilai perhatian pusat terhadap pendidikan di Jawa Barat belum sebanding dengan perkembangan Al Washliyah di daerah. Karena itu, pendirian perguruan tinggi dianggap perlu agar posisi organisasi di provinsi ini semakin kuat.

Ia menegaskan bahwa pendirian perguruan tinggi merupakan domain pusat. Dari sudut pandang Jabar, kehadiran Universitas Al Washliyah akan membuat organisasi lebih diperhitungkan dalam peta pendidikan di daerah.

Bandingkan dengan ormas lain

Dalam penjelasannya, KH Ahmad membandingkan Al Washliyah dengan sejumlah organisasi Islam lain di Jawa Barat. Menurut dia, NU, Persis, dan Muhammadiyah sudah lebih dulu memiliki banyak kampus di provinsi tersebut.

Di sisi lain, Al Washliyah belum memiliki jejak serupa. Kondisi itu membuat kampus dipandang bukan sekadar simbol, melainkan juga alat untuk memperkuat daya tawar organisasi serta memperluas peran di bidang pendidikan.

Sikap Jabar terhadap kepemimpinan pusat

Selain mendorong agenda pendidikan, KH Ahmad memberi apresiasi kepada kepengurusan pusat saat ini. Ia menilai Al Washliyah berkembang sangat baik di bawah Ketua Umum KH Masyhuril Khamis dan telah merata di 38 provinsi.

Meski demikian, ia menegaskan tidak mempermasalahkan siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua umum. Menurut dia, siapa pun yang terpilih pasti yang terbaik, dan Jabar siap bekerja sama serta membantu di tingkat pusat maupun wilayah.

Source: www.parahyangan-post.com
Berita Terbaru