Timnas Indonesia akan menjalani empat pertandingan fase grup ASEAN Championship 2026 hanya dengan jeda empat hari antarlaga. Rangkaian ini menuntut kesiapan fisik, rotasi pemain, dan pemulihan yang cermat sejak pertandingan pembuka.
Kamboja menjadi lawan pertama Garuda pada Senin, 27 Juli 2026, di Stadion Pakansari. Hasil laga itu dapat menjadi modal awal sebelum Indonesia menghadapi perjalanan tandang serta dua lawan kuat di Grup A.
Jadwal Fase Grup Timnas Indonesia
| Tanggal | Pertandingan | Stadion |
|---|---|---|
| Senin, 27 Juli 2026 | Indonesia vs Kamboja | Stadion Pakansari |
| Jumat, 31 Juli 2026 | Timor Leste vs Indonesia | Stadion Chonburi |
| Senin, 3 Agustus 2026 | Indonesia vs Vietnam | Stadion Pakansari |
| Jumat, 7 Agustus 2026 | Singapura vs Indonesia | Stadion Jalan Besar |
Dua dari empat laga tersebut dimainkan di Stadion Pakansari, yakni saat Indonesia bertemu Kamboja dan Vietnam. Sementara itu, skuad Garuda harus melakoni laga tandang menghadapi Timor Leste di Thailand serta Singapura.
Menurut jadwal yang dimuat Kompas.com, pertandingan melawan Timor Leste berlangsung di Stadion Chonburi. Stadion tersebut menjadi markas Timor Leste dalam fase grup turnamen.
Awal Penting Melawan Kamboja
Indonesia memiliki catatan kemenangan 2-1 atas Kamboja pada pertemuan terakhir kedua tim di Piala AFF 2022. Namun, hasil tipis tersebut menjadi pengingat bahwa Kamboja tetap tidak dapat dipandang ringan.
Perkembangan sepak bola Kamboja membuat persaingan dengan tim tersebut semakin kompetitif. Karena itu, Indonesia perlu memaksimalkan status tuan rumah pada laga pertama untuk membangun ritme permainan.
Setelah Kamboja, tantangan berikutnya datang dari Timor Leste pada 31 Juli. Pertandingan tandang itu berlangsung hanya empat hari sebelum Indonesia kembali bermain di Pakansari.
Vietnam dan Singapura Menutup Rangkaian Berat
Vietnam akan menjadi ujian besar ketika bertandang ke Stadion Pakansari pada 3 Agustus. Status Vietnam sebagai juara bertahan membuat pertandingan itu berpotensi berpengaruh besar dalam perebutan tiket semifinal.
Fase grup kemudian ditutup melalui laga tandang melawan Singapura pada 7 Agustus di Stadion Jalan Besar. Singapura telah lolos ke putaran final Piala Asia 2027 dan dapat menjadi lawan menentukan bagi posisi akhir Indonesia.
Tim asuhan John Herdman tergabung dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Komposisi tersebut membuat setiap hasil menjadi penting, terutama karena tidak ada waktu panjang untuk memulihkan kondisi pemain.
Pengaturan menit bermain akan menjadi unsur penting bagi Indonesia selama fase grup. Rotasi yang tepat dapat membantu tim menjaga intensitas saat menjalani perjalanan dari kandang ke Thailand, kembali ke Pakansari, lalu ke Singapura.
ASEAN Championship 2026 merupakan edisi ke-16 kompetisi antarnegara Asia Tenggara tersebut. Indonesia masih memburu gelar pertama setelah enam kali mencapai final tanpa berhasil membawa pulang trofi.
Jika melewati fase grup, tuntutan pertandingan belum berakhir karena semifinal dan final menggunakan format kandang-tandang. Konsistensi sejak menghadapi Kamboja menjadi fondasi bagi Indonesia untuk menjaga peluang menuju gelar.
