Pasar mobil listrik Indonesia tampaknya akan mendapat satu pemain baru lagi dari Jaecoo. Merek ini tengah menyiapkan EV baru di rentang harga Rp300-400 jutaan untuk memperkuat lini elektrifikasinya di Tanah Air.
Kepastian arah itu disampaikan langsung oleh Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, saat ditemui di kawasan PIK pada Minggu, 24 Mei. Ia menyebut perusahaan sedang merancang produk di kelas harga tersebut dan menegaskan bahwa model yang disiapkan merupakan mobil listrik murni.
Pernyataan itu sekaligus memperjelas posisi Jaecoo di Indonesia. Di portofolionya saat ini, J5 sudah hadir sebagai EV, sedangkan J7 dan J8 mengisi segmen PHEV.
Fokus tetap ke EV murni
Jim Ma menegaskan bahwa model baru yang disiapkan bukan PHEV. Arah ini menunjukkan Jaecoo ingin lebih tegas bermain di pasar mobil listrik murni, bukan sekadar memperluas lini elektrifikasi dengan teknologi hybrid plug-in.
“ Kami akan bawa tentunya sebuah EV, dan semua brand di bawah naungan Chery memang fokus di EV market,” ujar Jim Ma. Dengan langkah itu, Jaecoo mengikuti arah besar grupnya yang memang menempatkan EV sebagai fokus utama.
Mengisi kelas harga yang lebih terjangkau
Keberadaan EV baru di rentang Rp300-400 jutaan menjadi penting karena segmen ini berpotensi menjangkau konsumen yang lebih luas. Di tengah banyaknya model listrik yang berada di kelas harga lebih tinggi, tawaran di rentang menengah bisa menjadi pintu masuk yang menarik bagi pembeli baru.
Bagi Jaecoo, tambahan model tersebut juga berarti portofolio yang lebih lengkap. Kehadiran J5 EV sudah memberi fondasi awal, dan model baru nanti bisa memperkuat posisi merek ini di pasar mobil listrik nasional.
Pasar makin ramai, pilihan konsumen bertambah
Rencana Jaecoo muncul saat pasar otomotif terus bergerak ke arah elektrifikasi. Minat terhadap mobil listrik kian besar, dan produsen berlomba menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan serta daya beli konsumen.
Di tengah situasi itu, langkah Jaecoo untuk masuk ke kelas Rp300-400 jutaan bisa membuat persaingan makin padat. Konsumen pun mendapat lebih banyak pilihan di segmen yang selama ini belum terlalu ramai diisi EV dengan harga menengah.
Belum ada detail produk
Meski arah pengembangannya sudah jelas, Jaecoo belum mengungkap nama model, spesifikasi, maupun waktu peluncurannya. Informasi yang tersedia baru sebatas rencana menghadirkan EV baru untuk mengisi ceruk harga tersebut di Indonesia.
Dengan tambahan model baru nanti, Jaecoo berpeluang memperlebar jangkauan pasar sekaligus memperkuat posisinya di tengah kompetisi mobil listrik yang terus berkembang. Langkah ini juga menegaskan bahwa merek tersebut tidak ingin bergantung hanya pada satu model EV dalam membangun kehadirannya di Indonesia.
Source: voi.id