Jakmania Desak Perombakan Total Persija, Prapanca Hingga Bepe Diminta Mundur

Nama-nama besar di tubuh Persija Jakarta kini ikut jadi sasaran kritik setelah The Jakmania merasa tim kesayangan mereka belum memenuhi target utama. Kekecewaan suporter tidak berhenti di lapangan, karena desakan perubahan justru mengarah ke jajaran manajemen klub.

Irlan Alarancia atau Abi Irlan menilai Persija membutuhkan pembenahan menyeluruh jika ingin kembali bersaing di jalur juara. Menurut pentolan The Jakmania itu, standar Persija tidak bisa diturunkan hanya karena hasil yang didapat musim ini lebih baik dibanding musim lalu.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tetap belum cukup untuk menjawab harapan suporter. Bagi Jakmania, posisi Persija memang harus selalu berada di level tertinggi, sehingga evaluasi tidak bisa berhenti pada pemain atau pelatih saja.

Abi Irlan secara terbuka meminta perombakan menyentuh struktur kepemimpinan klub. Dalam pandangannya, perubahan harus dimulai dari presiden klub karena target utama Persija adalah menjadi juara, bukan sekadar mendekati papan atas.

“Kalau mau dibilang dirombak, ya bagi gua wajib dirombak,” kata Abi Irlan kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa pembenahan itu harus mencakup “bukan hanya ke pelatih, bukan hanya ke pemain, tapi dirombak juga dari presiden klubnya.”

Mohamad Prapanca menjadi salah satu sosok yang paling keras disorot. Abi Irlan menilai Prapanca sudah cukup lama menjabat, tetapi belum berhasil membawa Persija kembali ke level terbaik yang diharapkan suporter.

“Prapanca gua rasa udah cukup tahun ini dan dia harus mundur,” ujarnya. Desakan itu muncul karena Jakmania menilai perubahan di klub tidak lagi bisa ditunda jika Persija ingin membangun ulang daya saingnya.

Sorotan serupa juga diarahkan ke Bambang Pamungkas atau Bepe. Legenda Persija itu dinilai belum memiliki peran yang jelas dalam struktur manajemen, sehingga dianggap belum memberi dampak positif di tengah tekanan besar yang sedang dihadapi tim.

Abi Irlan bahkan meminta Bepe ikut mengakhiri jabatannya. “Bambang Pamungkas, mohon maaf Bepe, posisi Mas Bambang juga gua lihat di sini nggak tahu sebagai apa,” ucapnya.

Ia lalu menegaskan kembali penilaiannya. “Gua rasa juga gagal, Mas Bepe sudah harus mundur,” kata Abi Irlan, yang menilai keberadaan nama besar saja belum cukup tanpa kontribusi yang nyata.

Ardi Tjahjoko juga tidak luput dari kritik. Abi Irlan menyebut manajer Persija itu gagal menunjukkan kepemimpinan yang dibutuhkan ketika tim berada dalam situasi sulit.

Ia mengaku tidak melihat upaya aktif dari jajaran manajemen untuk mendekati pemain setelah laga terakhir. Menurut dia, kehadiran manajemen di momen seperti itu seharusnya menjadi bentuk tanggung jawab moral terhadap tim dan para suporter.

“Pak Ardi, gua rasa juga harus mundur,” ucapnya. Abi Irlan menambahkan bahwa dirinya tidak melihat langkah manajerial yang cukup kuat, baik di lapangan maupun setelah pertandingan.

Kekecewaan Jakmania juga dipicu hasil buruk Persija saat menghadapi Persib Bandung. Musim ini, Macan Kemayoran kalah 0-1 pada pertemuan pertama dan kembali takluk 1-2 pada laga berikutnya.

Dua kekalahan itu terasa makin pahit karena Persib kini berada di jalur kuat untuk meraih gelar juara lagi. Di sisi lain, rival abadi Persija itu memimpin klasemen sementara dengan 75 poin dan unggul head to head atas Borneo FC Samarinda.

Di tengah kerasnya kritik, Abi Irlan tetap memberi apresiasi kepada Bepe. Ia menilai Bambang Pamungkas masih mau menemui dan mendengarkan suara suporter setelah pertandingan, sesuatu yang menurutnya tidak terlihat dari figur lain di manajemen.

“Yang hanya nyamperin Mas Bepe doang. Gua terima kasih buat Mas Bepe sudah mau mendengarkan masukan anak-anak,” katanya. Namun apresiasi itu tidak mengubah tuntutan utama Jakmania agar Persija melakukan perombakan besar di tubuh klub.

Abi Irlan menegaskan dukungan suporter kepada tim tidak pernah hilang, tetapi evaluasi keras tetap perlu disampaikan. Untuk urusan pelatih, ia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen baru nantinya, sementara harapan utama tetap sama: Persija harus kembali membangun skuad yang lebih kuat dan lebih siap bersaing untuk gelar juara.

Source: www.suara.com

Berita Terkait