Jalan Randublatung-Cepu Dibedah Rp5,276 Miliar, Ahmad Luthfi Tegas Tolak Pekerjaan Asal Jadi

Author: Redaksi Android62

Perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora segera digarap dengan anggaran Rp5,276 miliar. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan proyek ini masuk ke tahap pelelangan sebagai langkah awal menangani kerusakan berat di Desa Kediren, Kecamatan Randublatung.

Fokus pekerjaan diarahkan terlebih dahulu ke titik-titik yang kondisinya paling parah. Dengan pola itu, ruas jalan diharapkan lebih cepat bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal tanpa menunggu seluruh bagian selesai ditangani sekaligus.

Mutu pekerjaan ikut jadi perhatian

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar perbaikan jalan tidak dikerjakan sekadar cepat, tetapi juga harus bermutu. Ia menegaskan penanganan infrastruktur tidak boleh asal jadi, terutama untuk ruas yang mengalami kerusakan berat.

Luthfi juga meminta balai dan dinas memberi perhatian khusus pada jalan berlubang dan rusak parah. Menurut dia, laporan warga yang ramai di media sosial perlu menjadi bahan evaluasi agar pemerintah lebih tanggap merespons keluhan publik.

Desain teknis masih dievaluasi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan anggaran Rp5,276 miliar memang diprioritaskan untuk bagian jalan yang mengalami kerusakan paling berat. Ia menyebut penanganan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jateng untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Blora.

Selain itu, desain teknis sedang dievaluasi untuk melihat peluang penambahan panjang penanganan jalan. Jika memungkinkan, cakupan perbaikan akan diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak warga di sekitar ruas tersebut.

Lanjutan pekerjaan di Blora

Perbaikan Randublatung-Cepu juga melanjutkan pekerjaan infrastruktur jalan lain yang sudah lebih dulu dikerjakan Pemprov Jateng di Blora. Pada tahun 2025, ruas Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang melintasi Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan telah ditangani dengan anggaran Rp19,92 miliar.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga mengusulkan penanganan sejumlah ruas jalan di Blora melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah atau IJD. Skema ini diharapkan membantu mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pemerintah provinsi menargetkan percepatan perbaikan jalan di Blora dapat memperkuat konektivitas antarwilayah. Dampak lanjutannya diharapkan ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan setempat.

Source: indoraya.news
Berita Terbaru