Status desil dalam DTSEN menjadi salah satu penentu utama apakah sebuah keluarga masuk prioritas bantuan sosial. Karena itu, pembaruan data yang tidak sesuai kondisi terkini perlu segera diajukan melalui jalur resmi agar penilaian ulang dapat dilakukan.
Langkah yang paling awal dan paling penting adalah mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai domisili. Warga dapat menyampaikan permohonan pembaruan data jika kondisi ekonomi keluarga berubah atau jika ada data yang tercatat tidak sesuai keadaan sebenarnya.
Proses tidak bisa ditempuh secara instan
Permohonan yang masuk tidak langsung mengubah status desil. Petugas terlebih dahulu menerima laporan, lalu memprosesnya melalui mekanisme resmi yang berlaku sebelum masuk ke tahap verifikasi lanjutan.
Setelah itu, petugas dapat melakukan kunjungan atau survei lapangan untuk memastikan kondisi keluarga. Data hasil pemeriksaan kemudian dibahas di tingkat desa atau kelurahan sebelum diteruskan ke Badan Pusat Statistik atau BPS.
BPS kemudian melakukan pemeringkatan ulang tingkat kesejahteraan berdasarkan hasil verifikasi tersebut. Artinya, penurunan desil bergantung pada administrasi dan penilaian resmi, bukan pada permintaan sepihak.
Kelompok desil dan dampaknya bagi bantuan
DTSEN membagi masyarakat ke dalam beberapa kelompok desil untuk memetakan tingkat kesejahteraan. Desil 1 sampai 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial, sedangkan desil 5 masih berpeluang menerima bantuan tertentu sesuai kebijakan.
Sementara itu, desil 6 sampai 10 umumnya tidak masuk prioritas utama penerima bansos. Skema ini dipakai agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran sesuai kondisi ekonomi keluarga yang tercatat.
| Kelompok Desil | Keterangan |
|---|---|
| Desil 1-4 | Prioritas utama penerima bantuan sosial |
| Desil 5 | Berpeluang menerima bantuan tertentu sesuai kebijakan |
| Desil 6-10 | Umumnya bukan prioritas utama penerima bansos |
Cek status secara mandiri lewat aplikasi Cek Bansos
Masyarakat juga dapat memeriksa status desil secara mandiri melalui aplikasi resmi Cek Bansos. Setelah aplikasi diunduh di ponsel, pengguna bisa memilih menu Cek Bansos lalu memasukkan NIK KTP pada kolom yang tersedia.
Setelah tombol “Cari Data” ditekan, sistem akan menampilkan status bantuan dan data anggota keluarga yang terdaftar dalam DTSEN. Cara ini membantu warga memantau apakah data yang tersimpan sudah sesuai dengan kondisi terbaru.
Pembaruan data tetap harus melalui validasi
Pengajuan pembaruan data DTSEN berperan penting dalam menjaga ketepatan sasaran berbagai program perlindungan sosial. Data ini menjadi dasar penyaluran PKH, BPNT, bantuan layanan kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Namun, pembaruan data tidak otomatis membuat warga langsung lolos bansos. Setiap usulan tetap harus melewati verifikasi dan validasi, lalu hasil akhirnya ditentukan oleh instansi terkait yang berwenang.
