Jarak 401 Km Sekali Cas, Neta Aya Mencoba Membuat SUV Listrik Rp 299 Juta Terlihat Masuk Akal

Neta Aya masuk ke pasar SUV listrik Indonesia dengan modal yang langsung mencuri perhatian: harga resmi Rp 299 juta OTR Jakarta. Di kelas entry-level, banderol ini membuatnya tampil sebagai salah satu opsi paling terjangkau bagi pembeli yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa beban biaya awal yang terlalu tinggi.

Daya tariknya tidak berhenti di harga. Neta Aya juga membawa klaim jarak tempuh hingga 401 km dalam sekali pengisian penuh, angka yang cukup menarik untuk kebutuhan harian di kota besar dan masih memberi ruang untuk perjalanan antarkota jarak menengah.

Harga yang menekan banyak pilihan di kelasnya

Neta Aya dipasarkan dalam varian tunggal dengan harga resmi Rp 299 juta OTR Jakarta. Di luar Jakarta, angkanya dapat berbeda karena biaya distribusi, pajak daerah, dan program promo dari dealer.

Secara umum, kisaran harganya disebut berada di rentang Rp 299 juta sampai Rp 310 juta. Dengan posisi tersebut, Neta Aya berada di segmen yang ramai, baik oleh SUV listrik maupun SUV bermesin bensin.

Di rentang Rp 250 juta sampai Rp 350 juta, konsumen juga bisa menemukan Honda BR-V, Toyota Rush, dan DFSK Glory 560. Dari sisi mobil listrik, ruang yang sama diisi oleh Wuling Air EV, BYD Dolphin, dan MG 4 EV.

Jarak tempuh dan biaya pakai jadi senjata utama

Neta Aya dibekali baterai 40,7 kWh. Paket ini diklaim mampu membuat mobil melaju hingga 401 km dalam satu kali pengisian penuh.

Untuk pemakaian perkotaan, jarak tersebut dinilai cukup untuk mobilitas harian yang padat. Angka itu juga memberi kelonggaran bagi pengguna yang sesekali keluar kota dengan jarak menengah.

Soal pengisian, waktu normal disebut sekitar 8 jam. Jika memakai fast charging, pengisian dari 30 persen ke 80 persen dapat dilakukan dalam sekitar 30 menit.

PT NETA Auto Indonesia menyebut konsumsi listrik Neta Aya berada di kisaran Rp 290 ribu per bulan bila dipakai rata-rata 20 ribu km per tahun. Angka ini jauh di bawah estimasi biaya operasional SUV bensin yang disebut bisa mencapai sekitar Rp 2,2 juta per bulan.

Dengan hitungan tersebut, penghematan biaya operasional diklaim bisa mencapai 87 persen. Bagi pembeli yang melihat total biaya kepemilikan dalam jangka panjang, faktor ini menjadi nilai jual yang penting.

Desain kompak, kabin tetap menampung lima orang

Dari sisi bentuk, Neta Aya hadir sebagai SUV kompak dengan tampilan modern dan dinamis. Karakter ini membuatnya terasa cocok untuk dipakai di kawasan perkotaan yang padat.

Meski ukurannya ringkas, kabinnya disebut tetap dapat menampung lima penumpang. Kondisi ini memberi nilai praktis bagi keluarga muda yang membutuhkan mobil harian yang efisien namun tetap nyaman.

Ground clearance 130 mm juga menjadi poin yang layak diperhatikan. Angka tersebut dinilai cukup aman untuk menghadapi jalan bergelombang dan genangan air yang kerap ditemui di kota besar.

Fitur kenyamanan dan keselamatan ikut diperkaya

Di bagian kenyamanan, Neta Aya membawa AC otomatis, ventilasi belakang, wireless charger, keyless entry, dan power window di semua pintu. Kelengkapan ini membuatnya terasa cukup kompetitif untuk kelas harga yang ditawarkan.

Sistem hiburannya juga sudah dibuat lengkap. Tersedia layar sentuh yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, ditambah navigasi, Bluetooth, serta speaker di depan dan belakang.

Pada aspek keselamatan, mobil ini dibekali 6 airbag, ABS, EBD, Brake Assist, ISOFIX untuk kursi anak, sensor parkir, kamera belakang, dan crash sensor. Paket perlengkapan ini menegaskan upaya Neta Aya untuk tampil seimbang antara harga dan fitur.

Jika disandingkan dengan Wuling Air EV, Neta Aya disebut unggul pada jarak tempuh dan kapasitas baterai. Saat dibandingkan dengan BYD Dolphin, posisinya lebih murah meski jarak tempuhnya sedikit lebih pendek.

MG 4 EV menawarkan teknologi yang lebih canggih, tetapi harganya bisa mencapai Rp 433 juta. Karena itu, Neta Aya mengisi celah pasar sebagai pilihan rasional bagi konsumen yang mencari SUV listrik terjangkau dengan jarak tempuh kompetitif dan fitur yang tetap lengkap.

Berita Terkait