Jarak Listrik 200 Km Jadi Andalan Haval Big Dog Plus Long-Range, Bodinya Lebih Bongsor Dari Jolion

Author: Redaksi Android62

Jarak tempuh listrik murni menjadi sorotan utama pada Haval Big Dog Plus Long-Range Edition. Varian ini diklaim mampu melaju hingga 200 kilometer dalam mode listrik murni, angka yang membuatnya tampil lebih menarik dibanding versi sebelumnya.

Model anyar ini disiapkan Haval sebagai bagian dari keluarga Big Dog Plus di Tiongkok. Kehadirannya juga menegaskan arah pengembangan SUV elektrifikasi Haval yang makin besar dan makin tegas karakternya.

Ukuran lebih bongsor dari Jolion

Perbedaan paling mudah terlihat ada pada dimensinya. Haval Jolion memiliki panjang 4.472 mm, sedangkan Big Dog Plus mencapai 4.705 mm.

Lebarnya juga bertambah dari 1.841 mm menjadi 1.908 mm. Tingginya naik dari 1.619 mm pada Jolion menjadi 1.708 mm pada Big Dog Plus.

Jarak sumbu roda Jolion tercatat 2.700 mm, sementara Big Dog Plus berada di angka 2.810 mm. SUV ini juga punya ground clearance 200 mm dan diklaim mampu melewati genangan air hingga 560 mm.

Proporsinya disebut mirip GWM Tank 300 yang sudah dipasarkan di Indonesia. Itu membuat Big Dog Plus terasa lebih dekat ke SUV bergaya tangguh daripada crossover kompak seperti Jolion.

Mode listrik jadi nilai jual utama

Sebelumnya, Haval sudah memperkenalkan Big Dog Plus Hybrid Edition dalam dua sub-varian. Keduanya dibedakan oleh jarak tempuh listrik murni berdasarkan standar CLTC, yakni 105 kilometer dan 150 kilometer.

Long-Range Edition datang dengan klaim yang lebih jauh. Varian ini disebut mampu menempuh hingga 200 kilometer dalam mode listrik murni, dan informasi lain juga menyebut jarak jelajah 200 kilometer CLTC serta 1.000 kilometer WLTC.

Angka itu menjadi pembeda paling menonjol dari model terbaru ini. Di tengah tren SUV elektrifikasi, klaim jarak tempuh tersebut memberi posisi yang lebih kuat untuk Big Dog Plus Long-Range Edition.

Mesin hybrid dan baterai yang dipakai

Di balik bodi yang lebih besar, Big Dog Plus Hybrid Edition memakai mesin hybrid 1.500 cc. Mesin ini dipadukan dengan motor ganda di poros depan dan belakang.

Tenaga maksimum yang disebut untuk varian ini ada dua angka, yaitu 268 kW atau setara 359 daya kuda, serta 272 kW atau setara 364 daya kuda. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi hybrid khusus DHT dua percepatan.

Ada dua pilihan baterai yang tersedia, yakni 18,74 kWh dan 27,54 kWh. Keduanya mendukung jarak tempuh 105 kilometer dan 150 kilometer menurut standar CLTC.

Kombinasi ini membuat Big Dog Plus tidak hanya mengandalkan dimensi besar. Model ini juga disiapkan sebagai SUV hybrid yang menekankan efisiensi dan fleksibilitas penggunaan.

Interior dibuat tetap sederhana

Bagian kabin tidak banyak berubah dibanding Big Dog Plus lainnya. Titik utama interior tetap berada pada panel tengah dengan layar kontrol 14,6 inci.

Di sebelahnya ada layar LCD untuk berbagai indikator kendaraan. Keduanya berjalan dengan sistem Coffee OS 3 terbaru.

Tata letak interiornya dibuat sederhana dan fungsional. Karakter itu selaras dengan tampilan luar yang lebih tegas dan utilitarian.

Di Indonesia, GWM saat ini membawa tiga nama utama, yaitu Tank, Haval, dan Ora. Sementara itu, di Tiongkok, lini Haval mencakup Jolion, H6, H6GT, H9, dan dalam waktu dekat Big Dog Plus Long-Range Edition.

Source: otodriver.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru