Wuling Binguo Pro masuk ke tahap pra-penjualan di pasar China sejak 14 April 2026 dengan tawaran yang cukup agresif di kelas mobil listrik kompak. Model ini hadir dengan harga mulai Rp147,8 juta dan jarak tempuh tertinggi 403 km, sehingga langsung menarik perhatian konsumen yang mencari EV ringkas untuk penggunaan harian.
Di lini Wuling, Binguo Pro ditempatkan di antara Binguo reguler dan Binguo S. Posisinya membuat model ini menjadi pilihan baru bagi pengguna yang ingin mobil listrik praktis, tetapi tetap mengharapkan fitur modern dan opsi varian yang lebih beragam.
Wuling membuka penjualan Binguo Pro dengan empat varian yang dibagi ke dalam dua pilihan jarak tempuh. Skema ini memberi ruang bagi pembeli untuk menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan mobilitas serta kapasitas baterai yang diinginkan.
Rincian harga yang diumumkan adalah 330 km Premium seharga Rp147,8 juta, 330 km Flagship seharga Rp165,4 juta, 403 km Premium seharga Rp167,9 juta, dan 403 km Flagship seharga Rp183 juta. Rentang harga tersebut menunjukkan strategi Wuling untuk menjaga daya saing Binguo Pro di segmen mobil listrik perkotaan.
Dari sisi tampilan, Binguo Pro mengusung bahasa desain neo-retro yang menjadi pembeda utama. Lampu depan LED berbentuk membulat dengan aksen tiga segmen membuat wajah mobil ini mudah dikenali, sementara gagang pintu semi-tersembunyi memberi sentuhan modern pada bodi samping.
Bagian kaki-kaki juga dibuat punya karakter tersendiri lewat velg bergaya kelopak bunga. Di buritan, spoiler kecil dan lampu bergaya klasik menjaga konsistensi tema desain yang dibawa dari depan hingga belakang.
Ukuran bodinya masih tergolong kompak dan pas untuk kebutuhan perkotaan. Panjangnya 4.050 mm, lebar 1.758 mm, tinggi 1.580 mm, dengan wheelbase 2.560 mm.
Masuk ke kabin, Wuling menekankan fungsi harian melalui banyak ruang penyimpanan. Mobil ini menyediakan 25 ruang penyimpanan fleksibel yang dapat membantu pengguna menyusun barang bawaan dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk sisi teknologi, Binguo Pro dibekali dual layar 10,25 inci, wireless charging, dan sistem infotainment Ling OS berbasis AI. Mobil ini juga mendukung perintah suara pintar, Apple CarPlay, serta CarLife agar konektivitas tetap luas dan mudah dipakai.
Wuling juga melengkapi mobil ini dengan fitur keselamatan yang cukup lengkap untuk kelasnya. Perlengkapan standar meliputi Electronic Stability Control atau ESC, Tire Pressure Monitoring System atau TPMS, kamera mundur, dan hill start assist.
Pada varian tertinggi, perlindungan ditambah dengan kamera 360 derajat dan airbag samping. Tambahan itu memberi rasa aman lebih saat mobil dipakai di lalu lintas padat atau saat bermanuver di area sempit.
Untuk penggerak, Binguo Pro memakai motor listrik tunggal bertenaga 65 kW atau setara 87 dk. Kecepatan maksimalnya mencapai 130 km/jam, sehingga tetap memadai untuk mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan antarkawasan.
Sumber dayanya berasal dari baterai LFP dengan dua pilihan kapasitas, yaitu 31,9 kWh dan 37,9 kWh. Pada varian tertinggi, jarak tempuh yang diklaim mencapai 403 km berdasarkan standar CLTC.
Pengisian daya juga dibuat efisien karena baterai dapat terisi dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 15 menit melalui DC fast charging. Dengan kombinasi harga mulai Rp147,8 juta, desain neo-retro, kabin praktis, dan jarak tempuh hingga 403 km, Wuling Binguo Pro memperkuat persaingan di kelas mobil listrik kompak.







