BYD Atto 3 terbaru langsung menarik perhatian pasar China dengan lebih dari 30 ribu pesanan. Angka itu muncul seiring banderol awal 119.800 yuan atau sekitar Rp316 jutaan yang membuat SUV listrik ini tampil sangat agresif di kelasnya.
Respons awal tersebut juga menegaskan bahwa pembaruan pada Atto 3 bukan sekadar sentuhan kecil. BYD mengubah banyak bagian sekaligus, mulai dari platform, baterai, tenaga, dimensi, sampai perangkat kenyamanan dan bantuan berkendara.
Platform baru dan jarak tempuh lebih jauh
Atto 3 terbaru lahir di atas e-Platform 3.0 Evo dan memakai baterai Blade generasi kedua. BYD juga mengklaim kemampuan pengisian cepatnya dapat mengisi daya dari 10 hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit.
Ada dua pilihan kapasitas baterai, yaitu 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuhnya mencapai 540 kilometer dan 630 kilometer, dengan peningkatan yang diklaim sampai 120 kilometer dibanding generasi sebelumnya.
Performa ikut naik
Di sektor tenaga, BYD menawarkan dua pilihan motor listrik, yakni 200 kW dan 240 kW. Kehadiran dua opsi ini membuat Atto 3 terbaru tidak hanya mengandalkan harga yang menarik, tetapi juga paket performa yang lebih kuat.
Perubahan tersebut ditempatkan dalam kendaraan yang juga tumbuh ukurannya. Dimensi baru Atto 3 terbaru mencakup panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.675 mm, dan jarak sumbu roda 2.770 mm.
Ruang kabin dan bagasi makin lega
Bodi yang membesar ikut berimbas pada kapasitas simpan. Mobil ini memiliki bagasi depan 180 liter dan bagasi belakang hingga 750 liter, sehingga ruang angkutnya terlihat lebih praktis untuk penggunaan harian.
Ukuran yang lebih besar ini juga memberi kesan bahwa Atto 3 terbaru diposisikan lebih matang dari generasi sebelumnya. BYD tampak ingin menghadirkan SUV listrik yang lebih siap bersaing di segmen yang makin ramai.
Fitur bantuan berkendara dan keselamatan
Untuk membantu stabilitas, BYD menambahkan sistem kontrol bodi pintar DiSus-C dan teknologi kontrol torsi iTAC 2.0. Ada juga fitur stabilitas yang tetap bekerja saat ban pecah, sehingga paket keselamatannya terasa lebih lengkap.
Pada varian tertentu, Atto 3 terbaru bisa dibekali DiPilot 300 atau God’s Eye B. Sistem ini memakai LiDAR dan 30 sensor untuk membantu navigasi otomatis di jalan raya maupun area perkotaan, termasuk parkir otomatis.
Kabinnya dibuat lebih modern
Pembaruan interior juga cukup besar. BYD memasang head unit layar sentuh yang lebih besar, sistem DiLink, head-up display, tuas transmisi di kolom setir, dan wireless charger 50W.
Kenyamanan penumpang turut ditingkatkan lewat jok depan dengan ventilasi dan penghangat. Ada pula kompartemen pendingin seperti kulkas serta kursi penumpang depan model Queen Seat dengan sandaran kaki elektrik.
Peluang masuk ke Indonesia
Dengan harga yang relatif terjangkau, jarak tempuh yang lebih jauh, dan fitur yang lebih kaya, Atto 3 terbaru disiapkan untuk memperkuat posisi BYD di segmen SUV listrik. Sebagai model global, mobil ini juga berpeluang masuk ke Indonesia di masa mendatang.
Di pasar Indonesia, Atto 3 versi lama masih dipasarkan dengan harga Rp415 juta on the road Jakarta untuk varian Advanced-Plus Standard Range. Selisih harga itu membuat kehadiran versi terbaru berpotensi menjadi perhatian besar bila benar dibawa ke Tanah Air.







