Jaringan Pengisian Nio Kini Dibuka Untuk Merek Lain, Lebih Dari 86 Persen Dipakai EV Rival

Author: Redaksi Android62

Nio kini mengoperasikan 5.023 stasiun pengisian di China dengan total 28.863 titik pengisian. Angka itu membuat jaringan energi perusahaan ini melampaui 5.000 stasiun dan memperlihatkan skala infrastruktur yang terus berkembang di pasar kendaraan listrik terbesar di dunia.

Yang menarik, jaringan tersebut tidak hanya melayani pemilik mobil Nio. Perusahaan menyebut lebih dari 1,61 juta titik pengisian milik pihak ketiga di China sudah terhubung dengan jaringannya, sehingga akses pengisian yang tersedia menjadi jauh lebih luas.

Keterbukaan ini juga terlihat dari pemakaian energinya. Nio menyatakan 86,16% daya dari titik pengisian Nio telah digunakan oleh kendaraan listrik merek lain, sebuah tanda bahwa infrastruktur perusahaan ini dipakai lintas merek dalam skala besar.

Dua jenis pengisian dalam satu jaringan

Jaringan Nio tidak berdiri hanya di atas satu jenis pengisian. Di dalamnya ada supercharger berdaya tinggi dan pengisi daya reguler berdaya lebih rendah, sehingga jaringan tersebut bisa melayani kebutuhan yang berbeda-beda.

Susunan itu membuat peta pengisian Nio tidak sekadar berfungsi sebagai fasilitas internal. Bagi pengguna EV, keberadaan banyak titik dan variasi daya memberi lebih banyak opsi saat mencari energi di perjalanan maupun penggunaan harian.

Battery swap masih jadi identitas utama

Meski jaringan pengisian terus diperluas, Nio tetap mempertahankan battery swap sebagai strategi inti. Saat ini perusahaan memiliki 3.851 stasiun penukaran baterai di China, termasuk 1.037 stasiun yang berada di jalur tol.

Model penukaran baterai ini terus dipakai untuk memangkas waktu tunggu pengisian energi. Secara kumulatif, jaringan tersebut telah melayani 110 juta layanan kepada pengguna.

Aktivitas tinggi saat periode libur

Kinerja jaringan battery swap Nio juga terlihat padat saat libur May Day. Dalam periode 30 April hingga 6 Mei, perusahaan menyelesaikan lebih dari 1 juta layanan battery swap.

Lonjakan itu menunjukkan bahwa layanan penukaran baterai masih punya peran penting di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas. Di saat yang sama, Nio juga menyiapkan langkah lanjutan untuk memperluas kapasitas jaringannya.

Langkah berikutnya pada stasiun generasi kelima

Nio berencana memulai penyebaran besar-besaran stasiun battery swap generasi kelima pada Juli dan Agustus tahun ini. Stasiun baru itu membawa arsitektur yang didesain ulang agar mendukung wheelbase kendaraan yang lebih beragam.

Sistem tersebut juga akan kompatibel dengan kendaraan dari merek Nio, Onvo, dan Firefly. Kehadiran generasi baru ini memperlihatkan bahwa Nio tidak hanya memperbesar jumlah titik layanan, tetapi juga menyesuaikan jaringannya agar lebih fleksibel untuk berbagai model kendaraan.

Strategi yang makin terbuka

Gabungan jaringan pengisian yang besar dan battery swap yang aktif menegaskan arah strategi Nio di China. Perusahaan tampak tidak ingin membangun infrastruktur yang hanya menguntungkan ekosistemnya sendiri.

Dengan jangkauan pengisian yang terhubung luas dan penggunaan oleh merek lain yang tinggi, Nio kini menempatkan dirinya sebagai pemain infrastruktur yang relevan untuk kebutuhan mobil listrik yang lebih luas. Ekspansi ke lebih banyak kota dan lebih banyak skenario penggunaan pun terlihat menjadi arah yang terus dikejar perusahaan.

Source: cnevpost.com
Berita Terbaru