Jawa Barat Menanggung PHK Terbanyak, 15.425 Pekerja Terdampak Dalam Empat Bulan

Jawa Barat menjadi daerah dengan beban PHK terbesar dalam empat bulan pertama tahun ini. Dari total 15.425 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja sepanjang Januari hingga April, provinsi itu menyumbang 3.339 orang.

Angka tersebut menempatkan Jawa Barat jauh di depan provinsi lain dalam catatan Kementerian Ketenagakerjaan. Porsi pekerja ter-PHK dari wilayah itu mencapai sekitar 21,65 persen dari keseluruhan data yang tercatat.

Di bawah Jawa Barat, Kalimantan Selatan berada di posisi kedua dengan 1.581 pekerja terdampak. Banten menyusul sangat dekat dengan 1.536 orang, sehingga tiga provinsi teratas tampak mendominasi sebaran kasus PHK.

Setelah itu, Jawa Timur mencatat 1.367 pekerja terdampak. Kalimantan Timur berada tidak jauh di bawahnya dengan 1.237 orang, lalu DKI Jakarta menyusul dengan 1.140 pekerja terkena PHK.

Sebaran itu menunjukkan bahwa tekanan PHK tidak muncul merata di seluruh wilayah. Dampaknya lebih terkonsentrasi di sejumlah daerah industri besar, sementara provinsi lain mencatat angka yang jauh lebih kecil.

Bahkan, ada provinsi yang mencatat angka sangat minim. Papua Barat menjadi daerah dengan jumlah pekerja ter-PHK paling sedikit, yakni 9 orang.

Jika dilihat per bulan, lonjakan terbesar terjadi pada Februari. Pada periode itu, jumlah pekerja terdampak mencapai 6.610 orang, lebih tinggi dibanding Januari yang tercatat 5.424 orang.

Setelah puncak pada Februari, angka PHK bergerak turun. Maret mencatat 2.863 orang, lalu kembali menyusut tajam pada April menjadi 528 orang.

Data yang dicatat Kementerian Ketenagakerjaan ini masih terkait peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau JKP. Pekerja yang mengundurkan diri, pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia tidak masuk dalam perhitungan tersebut.

Kemnaker juga mengingatkan bahwa pekerja yang terkena PHK dapat melapor dan mengajukan klaim melalui aplikasi JKP. Batas waktunya paling lambat 6 bulan setelah tanggal PHK, sehingga jumlah pekerja yang tercatat masih berpotensi berubah sesuai laporan yang masuk berikutnya.

Dengan kondisi itu, daftar 15.425 pekerja yang ter-PHK sepanjang Januari hingga April belum sepenuhnya final. Namun, dari data yang ada, Jawa Barat tetap menjadi sorotan utama karena menanggung porsi terbesar dari seluruh kasus yang tercatat.

Source: ekonomi.espos.id

Berita Terkait