Jawa Timur Perkuat Publikasi Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Acuan Nasional

Kominfo Jatim Perkuat Publikasi Sensus Ekonomi, Jawa Timur Jadi Acuan Penting Nasional

Sensus Ekonomi akan kembali digelar pada periode Mei hingga Agustus, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur mulai menyiapkan langkah publikasi yang lebih terarah. Upaya ini dilakukan agar informasi tentang pelaksanaan sensus dapat diterima masyarakat secara seragam, jelas, dan mudah dipahami.

Penguatan publikasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi daring yang melibatkan sejumlah pihak terkait. Dalam forum itu, Kominfo Jatim menekankan pentingnya keselarasan pesan agar pelaksanaan agenda nasional ini berjalan efektif di lapangan.

Kolaborasi lintas instansi jadi kunci

Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menegaskan bahwa kerja sama antarinstansi memegang peranan penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi. Menurut dia, publikasi yang kuat tidak hanya bergantung pada penyebaran informasi, tetapi juga pada konsistensi isi pesan yang diterima masyarakat.

Sherlita juga menilai perangkat daerah memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya sensus. Peran itu tidak hanya terkait penyebaran informasi, tetapi juga membantu memfasilitasi pelaksanaan di lapangan agar masyarakat dan pelaku usaha memahami tujuan kegiatan tersebut.

Jawa Timur punya posisi strategis

Dari sisi pelaksanaan nasional, Jawa Timur disebut memiliki bobot penting dalam Sensus Ekonomi. Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Herum Fajarwati, menjelaskan bahwa kontribusi provinsi ini mencapai lebih dari 14 persen, sehingga hasil sensus di Jawa Timur kerap dijadikan tolok ukur nasional.

Herum menekankan bahwa dukungan pemerintah daerah, media, dan masyarakat sangat dibutuhkan karena sensus ini hanya dilakukan satu kali dalam 10 tahun. Dengan dukungan yang tepat, jadwal dan tujuan sensus dapat tersampaikan lebih luas kepada pelaku usaha maupun warga.

Saluran publikasi yang disiapkan

Agar jangkauan informasi lebih luas, publikasi Sensus Ekonomi akan memanfaatkan berbagai kanal resmi. Strategi ini dirancang supaya pesan menjangkau masyarakat di banyak wilayah secara cepat dan merata.

Berikut kanal publikasi yang disiapkan dalam rapat koordinasi:

  1. Media sosial resmi instansi
  2. Situs web resmi pemerintah daerah dan lembaga terkait
  3. Media luar ruang seperti videotron
  4. Spanduk
  5. Baliho
  6. Media internal lain yang relevan

Pemilihan berbagai saluran itu diharapkan dapat mendorong keterlibatan publik dan memperkuat pemahaman bahwa sensus bukan sekadar pendataan rutin. Data yang dihimpun akan menjadi bahan penting untuk membaca kondisi usaha dan aktivitas ekonomi di daerah.

Data untuk kebijakan yang lebih akurat

Sensus Ekonomi menjadi instrumen penting pemerintah dalam memetakan perkembangan dunia usaha dan struktur ekonomi daerah. Hasil pendataannya dapat dipakai untuk perencanaan pembangunan, evaluasi program, serta penyusunan kebijakan yang lebih presisi.

Di Jawa Timur, kebutuhan atas data yang akurat menjadi semakin besar karena provinsi ini memiliki peran ekonomi yang kuat di tingkat nasional. Karena itu, sinergi antara Kominfo Jatim dan BPS dinilai penting agar publikasi berjalan lancar dan partisipasi masyarakat tetap tinggi.

Pesan utama dari koordinasi tersebut adalah memastikan Sensus Ekonomi dipahami sebagai agenda bersama yang berdampak langsung pada kualitas perencanaan pembangunan. Dengan publikasi yang konsisten dan dukungan berbagai pihak, Jawa Timur diharapkan mampu menjalankan sensus secara optimal sekaligus mempertahankan posisinya sebagai acuan penting bagi pengukuran ekonomi nasional.

Source: kominfo.jatimprov.go.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer