Pelacakan lokasi lewat nomor HP paling mudah dipahami justru biasanya terjadi saat pemilik perangkat memberi izin atau saat layanan memang dirancang untuk berbagi lokasi. Karena itu, metode seperti Google Maps, fitur operator seluler, hingga akses akun yang terhubung sering muncul sebagai jalan yang paling sering disebut dalam praktik pencarian lokasi.
Di luar itu, ada juga cara yang lebih teknis seperti memanfaatkan WhatsApp Web dan jejak alamat IP. Namun, metode seperti ini tidak bisa dipandang sebagai pelacakan bebas, karena hasilnya sangat bergantung pada aktivitas perangkat, akun yang aktif, serta data yang memang sempat terekam.
Google Maps masih jadi pilihan yang paling akrab
Salah satu cara yang paling umum adalah memakai Google Maps karena aplikasi ini memang memiliki fitur berbagi lokasi. Alurnya dimulai dari membuka aplikasi, masuk ke menu opsi, lalu memilih daftar teman dan menambahkan kontak yang ingin dihubungkan.
Nomor HP yang dituju kemudian diundang agar bisa berbagi lokasi. Jika undangan diterima, posisi kontak akan muncul otomatis di Google Maps sesuai data yang dibagikan.
Cara ini sangat bergantung pada persetujuan pemilik nomor. Tanpa izin, proses pelacakan lewat Google Maps tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Berbagi lokasi langsung dari ponsel target
Referensi juga menjelaskan cara lain yang memanfaatkan ponsel target secara langsung. Dari aplikasi Google Maps di perangkat tersebut, pengguna masuk ke menu lokasi, lalu memilih opsi berbagi lokasi dan menekan mulai.
Setelah itu tersedia pilihan durasi, misalnya “Selama 1 Jam” atau “Hingga dinonaktifkan”. Nomor atau email tujuan kemudian dimasukkan sebelum lokasi dikirim ke perangkat yang dituju.
Metode ini pada dasarnya memang ditujukan untuk berbagi lokasi secara sadar. Karena itu, akses ke ponsel target menjadi bagian penting agar proses bisa dilakukan.
Operator seluler menyediakan jalur pengecekan tertentu
Selain aplikasi peta, beberapa operator seluler disebut memiliki fitur lokasi keluarga atau teman. Dalam referensi, Telkomsel, Indosat, dan XL sama-sama masuk dalam daftar layanan yang menyediakan mekanisme dial dan SMS untuk mengecek nomor tertentu.
Pada Telkomsel, pengguna dapat menekan *250# lalu memilih menu “Lihat/Edit daftar teman” dan memasukkan nomor yang ingin dicek. Opsi lain juga tersedia lewat SMS ke 5200 dengan format “Teman Nama Nomor”.
Untuk Indosat, kode yang disebut adalah 77766# untuk menu lokasi keluarga. Ada juga cara lewat SMS ke 9111 dengan format “CARI NoHP”, sedangkan XL memakai kode 1235731# atau SMS ke 9111 dengan format serupa.
WhatsApp Web dan alamat IP
Cara yang lebih teknis muncul lewat WhatsApp Web. Langkah yang disebut dimulai dengan membuka WhatsApp Web, lalu masuk ke pesan dari orang yang ingin dilacak atau meminta orang tersebut mengirim pesan lagi.
Setelah itu, pengguna diarahkan membuka Task Manager dengan tombol Ctrl+Alt+Del, lalu masuk ke command prompt melalui Windows+R, cmd, dan Enter. Perintah netstat kemudian dijalankan untuk melihat alamat IP yang muncul.
Alamat IP tersebut lalu dicocokkan melalui situs ip-adress.com/ip_tracer/ untuk membantu memperkirakan lokasi. Karena berbasis jejak aktivitas pesan, cara ini sangat bergantung pada data yang terekam saat percakapan berlangsung.
Akun email yang terhubung juga bisa memberi petunjuk
Referensi juga menyebut akun Gmail yang terhubung dengan perangkat target sebagai sumber jejak lain. Pengguna membuka Gmail melalui PC atau laptop, lalu login ke akun email yang terkait dengan HP target.
Setelah itu, pengguna masuk ke menu akun Google, memilih “Buka Aktivitas Saya”, lalu klik “Kelola Aktivitas”. Dari sana, riwayat dan jejak aktivitas akun bisa ditelusuri sesuai data yang tersedia.
Pendekatan ini penting karena nomor HP sering tersambung dengan email dan layanan Google. Jika akun tidak terkait atau akses tidak tersedia, pencarian lokasi tentu tidak dapat dilakukan secara optimal.
Layanan berbasis situs juga ikut muncul
Di antara opsi yang disebut, Geofind muncul sebagai layanan pencarian lokasi berbasis website. Pengguna masuk ke situs geofind-id.com, memilih negara, lalu memasukkan nomor HP yang ingin dilacak.
Sesudah itu, email diisi dan syarat layanan disetujui. Referensi juga menyebut adanya permintaan data kartu kredit serta masa trial pada penggunaan awal.
Informasi tersebut penting diperhatikan karena layanan berbasis langganan biasanya memiliki ketentuan lanjutan setelah percobaan awal. Pengguna perlu memahami mekanisme berhenti berlangganan sebelum melanjutkan proses.
Pada praktiknya, pelacakan lokasi lewat nomor HP paling relevan jika ada persetujuan dari pemilik perangkat atau saat layanan memang dibuat untuk berbagi lokasi. Karena itu, Google Maps, operator seluler, WhatsApp Web, situs pencarian lokasi, dan akun email tetap menjadi rangkaian pilihan yang paling sering dibahas dalam konteks ini.
Source: www.cnbcindonesia.com