Jepang Dipuji Moriyasu Meski Gagal Menang, Dua Gol Penyelamat Lawan Belanda

Author: Redaksi Android62

Jepang pulang dengan satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Hasil itu lahir lewat dua gol penyama dari Keito Nakamura dan Daichi Kamada, yang menjaga Samurai Biru tetap bertahan dalam duel yang ketat.

Pelatih Hajime Moriyasu menilai hasil tersebut menunjukkan karakter kuat skuadnya. Ia tetap bangga karena timnya tidak kehilangan semangat meski sempat dua kali tertinggal dan terus bekerja sebagai satu kesatuan sampai laga berakhir.

Belanda Sempat Memimpin Dua Kali

Belanda membuka keunggulan melalui sundulan Virgil van Dijk, lalu Crysencio Summerville membawa mereka kembali unggul menjadi 2-1. Jepang berada dalam tekanan sepanjang pertandingan dan harus mencari cara untuk merespons permainan lawan yang tampil disiplin.

Respons itu datang pada menit ke-57 saat Keito Nakamura mencetak gol penyeimbang. Ketika laga hampir berakhir, Daichi Kamada kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-89 dan memastikan Jepang tidak pulang tanpa poin.

Moriyasu Soroti Disiplin dan Kesabaran Tim

Moriyasu mengakui ada kekecewaan karena target kemenangan belum tercapai. Namun, ia menilai para pemain tetap tenang ketika bertahan dan memilih menunggu momen yang tepat sebelum meningkatkan intensitas serangan.

Menurut pelatih berusia 57 tahun itu, hasil imbang tersebut lahir dari kerja kolektif dan kepatuhan pemain terhadap rencana pertandingan. Jepang memilih tampil sabar sebelum menjadi lebih agresif saat peluang mulai terbuka.

Ia juga melihat pendekatan itu sebagai tanda kesiapan Jepang menghadapi lawan kuat seperti Belanda. Dalam pandangannya, disiplin menjaga bentuk permainan membantu tim memaksimalkan kesempatan yang muncul di fase akhir laga.

Persaingan Grup F Masih Terbuka

Tambahan satu poin membuat Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu angka di klasemen sementara Grup F. Kedua tim kini tertinggal dua poin dari Swedia, yang memimpin klasemen setelah menang 5-1 atas Tunisia.

Dengan dua pertandingan fase grup yang masih tersisa, peluang lolos ke babak gugur tetap terbuka lebar. Bagi Jepang, hasil imbang melawan salah satu unggulan grup memberi dorongan mental penting untuk melanjutkan persaingan.

Hasil ini sekaligus menegaskan reputasi Jepang sebagai tim Asia yang sulit ditaklukkan di turnamen besar. Dalam grup yang masih panjang, modal disiplin, kerja sama, dan keberanian bangkit menjadi bekal utama Samurai Biru untuk menjaga asa melaju lebih jauh.

Source: www.medcom.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru