Jepang Timur Laut Diguncang Gempa M7,5, Warga Diminta Naik ke Tempat Lebih Tinggi Karena Tsunami

Author: Redaksi Android62

Peringatan tsunami setinggi tiga meter diberlakukan di sejumlah wilayah timur laut Jepang setelah gempa kuat mengguncang lepas pantai timur laut negara itu. Pusat gempa berada di laut dekat Honshu, sehingga otoritas bergerak cepat memperingatkan potensi gelombang susulan yang bisa datang dalam waktu singkat.

Peringatan utama ditetapkan untuk Prefektur Iwate, serta sebagian wilayah Hokkaido dan Aomori. Di wilayah timur laut lain, peringatan dengan potensi gelombang sekitar satu meter juga dikeluarkan karena kondisi laut dinilai masih berisiko berubah cepat setelah gempa besar.

Respons cepat dari pemerintah dan otoritas cuaca

Badan Meteorologi Jepang pada awalnya mencatat kekuatan gempa sebesar 7,4. Namun, lembaga nasional Jepang kemudian merevisinya menjadi 7,5, sementara status siaga tetap dipertahankan karena ancaman tsunami belum mereda.

Perdana Menteri Sanae Takaichi langsung menyerukan evakuasi kepada warga yang berada di wilayah terdampak. Ia meminta masyarakat bergerak ke tempat yang lebih tinggi atau ke bangunan evakuasi yang lebih aman.

“Residents in areas where tsunami warnings have been issued should immediately evacuate to higher ground or safer locations such as evacuation buildings,” kata Takaichi dalam pengarahan pers. Ia juga menyebut pemerintah telah membentuk satuan tugas darurat untuk memantau situasi, menilai kerusakan, dan menyiapkan langkah pencarian serta penyelamatan.

Gelombang mulai terpantau, namun peringatan tetap berlaku

Sejumlah pantauan awal menunjukkan gelombang yang muncul belum mencapai batas maksimal yang dikhawatirkan. NHK melaporkan gelombang setinggi 0,8 meter sempat mencapai Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, sementara permukaan air laut masih terus naik.

Gelombang lain setinggi 0,4 meter juga tercatat di Pelabuhan Miyako, yang masih berada di prefektur yang sama. Meski catatan awal itu masih di bawah potensi tiga meter, otoritas tetap mendesak warga untuk tidak lengah karena kondisi laut dapat berubah sewaktu-waktu.

Transportasi di Jepang utara ikut terdampak

Getaran gempa juga langsung mengganggu layanan transportasi di wilayah utara Jepang. Menurut laporan NHK, operator kereta cepat rute Tokyo–Shin-Aomori menghentikan perjalanan setelah pemadaman listrik terjadi akibat gempa.

Layanan kereta lain juga dihentikan antara Stasiun Akita dan Stasiun Morioka. Selain itu, seluruh kereta lokal di Prefektur Iwate juga berhenti beroperasi demi keselamatan penumpang dan petugas.

Di Tokyo, seorang produser CNN yang berada di lapangan melaporkan bangunan tempatnya berada berguncang selama sekitar tujuh menit. Laporan itu menunjukkan betapa kuatnya getaran yang dirasakan, meski sumber gempa berada jauh di lepas pantai timur laut Jepang.

Fasilitas nuklir dilaporkan aman

Tokyo Electric Power Company menyatakan belum ada kelainan di pembangkit nuklir Fukushima Daiichi dan Fukushima Daini. Perusahaan itu mengatakan para pekerja telah dievakuasi sebagai langkah pencegahan, sementara tingkat radioaktivitas masih berada pada batas normal.

Perusahaan yang sama juga melaporkan tidak ada anomali di pembangkit Onagawa dan Higashidori yang terletak lebih ke utara. Informasi ini menjadi penting karena sejumlah fasilitas energi strategis di Jepang berada di wilayah yang rawan gempa.

Jepang dan ancaman yang terus berulang

Jepang berada di Cincin Api Pasifik, wilayah yang dikenal memiliki aktivitas seismik dan vulkanik sangat tinggi. Kondisi itu membuat negara ini kerap menghadapi gempa besar, disusul ancaman tsunami yang harus diwaspadai dalam waktu singkat.

Rekam jejak bencana di Jepang membuat setiap gempa kuat di lepas pantai langsung menjadi perhatian nasional. Gempa terburuk dalam sejarah modern Jepang terjadi pada 2011 dengan kekuatan 9,1 dan memicu tsunami besar serta bencana nuklir, sehingga setiap peringatan baru selalu diikuti kewaspadaan tinggi.

Source: www.cnn.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru