Jetour T2 Tembus 500.000 Unit, SUV Boxy Ini Makin Menggoda Pasar Global

Author: Redaksi Android62

Jetour T2 mencatat pencapaian besar dengan menembus penjualan lebih dari 500.000 unit hanya dalam 33 bulan sejak diluncurkan. Angka itu menempatkan SUV boxy ini sebagai salah satu model paling kuat daya tariknya di jajaran Jetour.

Di pasar global, capaian tersebut ikut mengangkat pamor lini T-Series yang hingga Mei 2026 disebut telah menembus 700.000 unit. Pertumbuhan itu memperlihatkan bagaimana konsep light off-road yang diusung Jetour berhasil menarik minat konsumen di berbagai negara.

Desain gagah dan fungsi harian jadi kombinasi utama

Salah satu kunci keberhasilan Jetour T2 terletak pada karakter kendaraan yang kokoh namun tetap relevan untuk pemakaian sehari-hari. Model ini dirancang untuk memadukan kemampuan jelajah dengan kenyamanan mobilitas di perkotaan.

Paduan itu membuat T2 tidak hanya tampil berbeda di jalan, tetapi juga punya fungsi yang sesuai bagi pengguna yang menginginkan SUV berkarakter kuat tanpa kehilangan unsur praktis.

Respons positif juga datang dari Indonesia

Jetour Sales Indonesia melihat pencapaian global itu sebagai sinyal kuat bahwa kendaraan dengan desain ikonik dan teknologi yang relevan makin diminati di banyak pasar. Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, menilai Indonesia menjadi salah satu pasar strategis bagi pengembangan bisnis Jetour ke depan.

Ia juga menyebut Jetour T2 berpeluang mendapat sambutan positif dari konsumen Tanah Air yang mencari SUV berkarakter untuk mendukung gaya hidup aktif dan eksploratif.

Mesin 2.0T dan sistem penggerak empat roda cerdas

Untuk varian bensin, Jetour T2 dibekali mesin 2.0T yang disalurkan melalui transmisi otomatis ke sistem penggerak empat roda cerdas XWD. Kombinasi ini ditujukan untuk memberi kemampuan jelajah yang lebih meyakinkan di berbagai kondisi jalan.

Jetour juga menambahkan mode berkendara eksklusif “7+X” One-Touch Off-Road Mode. Fitur ini dirancang agar pengemudi dapat menyesuaikan kendaraan saat melibas medan berat dengan lebih praktis.

Ada pilihan PHEV untuk kebutuhan yang berbeda

Selain versi konvensional, Jetour memperluas portofolio T-Series lewat i-DM yang berstatus Plug-in Hybrid Electric Vehicle. Varian ini memanfaatkan tenaga listrik murni untuk kondisi macet di kota.

Ketika digunakan untuk perjalanan jauh atau medan ekstrem, sistem mesin konvensional dan multi-gear mengambil alih performa kendaraan. Pendekatan tersebut memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang membutuhkan SUV untuk rutinitas harian sekaligus perjalanan petualangan.

Kabin dirancang nyaman, fitur keselamatan ikut lengkap

Di bagian interior, Jetour T2 dibekali layar sentuh pintar beresolusi tinggi, panoramic sunroof 64 inci, dan standar kekedapan kabin NVH yang disebut setara ruang perpustakaan. Rangkaian fitur itu memperkuat kesan nyaman di dalam mobil.

Dari sisi keselamatan, model ini membawa kamera 360 derajat, Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, dan enam airbags. Dengan bekal tersebut, T2 tampil bukan hanya sebagai SUV bergaya tangguh, tetapi juga sebagai kendaraan yang menonjolkan perlindungan dan kemudahan berkendara.

Sudah teruji di suhu ekstrem dan meraih penghargaan

Jetour menyebut struktur bodi T2 telah diuji dalam suhu ekstrem, mulai dari panas gurun Timur Tengah hingga beku ekstrem di Asia Utara. Ketahanan itu ikut memperkuat posisinya sebagai pemimpin penjualan SUV boxy di sembilan negara, termasuk Uni Emirat Arab, Qatar, dan Mesir.

Model ini juga baru saja dinobatkan sebagai Car of the Year 2026 di Afrika Selatan. Dengan penjualan yang cepat menanjak, ragam teknologi, dan rekam jejak pasar yang luas, Jetour T2 terus mempertegas posisinya di segmen SUV bergaya off-road modern.

Source: www.oto.com
Berita Terbaru