Langkah Jisoo BLACKPINK untuk meminta nama kakak laki-lakinya dihapus dari kredit penutup sebuah drama kembali menyita perhatian publik. Proses itu disebut menelan biaya lebih dari 10 juta won atau sekitar Rp117 juta, dan Jisoo dikabarkan menanggung pengeluaran tersebut sendiri.
Sorotan terbesar muncul karena nama sang kakak sempat tercantum dalam kredit akhir proyek Netflix terbaru Jisoo, Monthly Boyfriend. Setelah diperiksa oleh sejumlah penonton, nama itu kemudian tidak lagi terlihat pada versi final, sehingga memicu pembahasan luas di kalangan publik.
Keputusan tersebut dinilai sebagai sikap tegas Jisoo dalam menjaga jarak dari kontroversi yang membayangi keluarganya. Langkah itu juga memperlihatkan bahwa ia tidak ingin urusan pribadi keluarganya ikut melekat pada proyek profesional yang sedang dijalaninya.
Keterlibatan sang kakak sendiri disebut hanya terjadi pada tahap awal syuting. Menurut sumber yang dikutip Koreaboo, ia hadir sebagai pendamping sementara sekaligus perwakilan keluarga untuk Jisoo, bukan sebagai pihak yang terlibat penuh dalam produksi.
Namun, hubungan profesional itu disebut berhenti setelah kontroversi mencuat. Sumber yang sama menyebut keluarga Jisoo sudah mengambil jarak dari urusan pekerjaan yang berkaitan dengan sang idol, terutama setelah keberadaan nama kakaknya di kredit final kembali diperhatikan.
Nama tersebut menjadi bahan pembicaraan setelah daftar kredit akhir ditinjau ulang pada 6 Maret 2026. Saat itu, Jisoo dikabarkan melihat sendiri daftar tersebut dan bereaksi keras karena terkejut dengan tercantumnya nama sang kakak.
“Saat Jisoo melihat daftar kredit tersebut pada 6 Maret 2026, ia sangat marah dan terkejut,” ujar sumber itu. “Ia melayangkan protes keras, yang berujung pada penghapusan namanya dari daftar kredit penutup.”
Biaya penghapusan itu tidak kecil, karena versi master final harus diedit ulang. Sumber tersebut menyebut dana yang dikeluarkan mencapai lebih dari 10 juta won, dan Jisoo disebut membayar seluruhnya tanpa bantuan pihak lain.
Perhatian publik terhadap keluarga Jisoo juga tidak lepas dari tuduhan serius yang menyeret sang kakak. Ia disebut terlibat dalam dugaan penganiayaan dan percobaan pelecehan seksual terhadap seorang streamer perempuan.
Dalam laporan yang sama, kakak Jisoo juga disebut ditangkap pada 15 April waktu setempat atas tuduhan melakukan pelecehan seksual secara paksa terhadap seorang perempuan setelah membawanya pulang ke rumah. Kasus itu kemudian berkembang setelah Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menolak permohonan polisi untuk surat perintah penahanan karena menilai bukti belum cukup.
Selain itu, seorang perempuan yang mengaku sebagai istrinya juga menyampaikan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga melalui media sosial. Rangkaian laporan tersebut membuat nama kakak Jisoo semakin sering dibicarakan dan membawa perhatian publik ke lingkungan terdekat sang penyanyi.
BLISSOO Entertainment selaku agensi Jisoo turut menegaskan bahwa persoalan itu tidak berkaitan dengan artisnya. Pernyataan tersebut memperkuat pandangan bahwa keputusan menghapus nama dari kredit adalah upaya agar pekerjaan Jisoo tetap terpisah dari kontroversi keluarga yang sedang ramai dibahas.
