Kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Lampung pada 26 hingga 28 Juni 2026 menjadi momentum yang langsung disambut dengan persiapan besar. PSI Lampung tidak bergerak sendirian, melainkan membuka ruang kolaborasi dengan relawan Jokowi, relawan Mas Gibran, serta unsur masyarakat yang ingin ikut bersilaturahmi.
Di tingkat organisasi, seluruh jajaran PSI Lampung disebut siap terlibat. Struktur partai dari DPW, DPD, DPC, hingga DPRt juga akan ikut mengatur persiapan agar rangkaian agenda di Lampung berjalan tertib.
Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian menyebut kunjungan itu merupakan pemenuhan undangan dari masyarakat Lampung. Ia menilai banyak warga memang ingin menyambut Jokowi karena perhatian dan pembangunan yang hadir selama masa kepemimpinannya.
Dorongan untuk menyambut kehadiran Jokowi datang dari berbagai kalangan. Achmad Ridho mengatakan kerinduan terhadap Jokowi tidak hanya dirasakan relawan, tetapi juga tokoh pemerintahan, tokoh adat, tokoh budaya, dan masyarakat umum.
Pembangunan yang masih meninggalkan jejak kuat
PSI Lampung juga menilai ada alasan lain mengapa sambutan terhadap Jokowi terasa begitu besar. Menurut partai itu, Jokowi meninggalkan jejak pembangunan yang kuat di provinsi tersebut dan dampaknya masih dirasakan hingga kini.
Sejumlah proyek strategis nasional disebut memberi pengaruh nyata bagi mobilitas warga, konektivitas wilayah, dan aktivitas ekonomi daerah. Deretan pembangunan yang disorot mencakup jalan nasional, perbaikan jalan provinsi, Jalan Tol Trans-Sumatera, waduk, infrastruktur pertanian, serta program pembangunan lain.
Achmad Ridho menegaskan manfaat proyek-proyek tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat Lampung. Ia juga menyebut hasil pembangunan itu membentuk kesan baik terhadap Jokowi di tengah warga.
Dampak yang dirasakan tidak hanya terlihat dari fisik infrastruktur. PSI Lampung menilai pembangunan tersebut ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di daerah itu.
Silaturahmi yang dibuka untuk masyarakat
Kehadiran Jokowi di Lampung dipandang sebagai lebih dari sekadar agenda formal. PSI Lampung melihatnya sebagai ruang silaturahmi yang mempertemukan kembali Jokowi dengan masyarakat yang selama ini merasa dekat melalui berbagai kebijakan pembangunan.
Karena itu, penyambutan yang disiapkan tidak dibatasi pada unsur partai saja. PSI Lampung ingin memberi ruang bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan Jokowi selama kunjungan berlangsung.
Dukungan terhadap agenda tersebut juga datang dari berbagai unsur masyarakat. Tokoh adat dan tokoh budaya disebut ikut merasakan kedekatan dengan Jokowi melalui pembangunan yang berjalan di daerah.
Jika tidak ada perubahan jadwal, kunjungan itu akan berlangsung selama tiga hari pada akhir Juni. PSI Lampung menegaskan kesiapan mereka untuk menyambut sekaligus membersamai seluruh rangkaian agenda Jokowi di provinsi tersebut.
Source: www.suara.com