Judi Online Paling Dominan, Kemkomdigi Tangani 4,1 Juta Konten Negatif di Ruang Digital

Author: Redaksi Android62

Judi online masih menjadi penyumbang terbesar dalam penindakan konten negatif di ruang digital. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat ada 3.292.203 konten perjudian yang telah ditangani dalam periode 20 Oktober 2024 hingga 15 April 2026, jauh melampaui kategori lain yang ikut dibersihkan dari internet.

Data tersebut memperlihatkan bahwa ancaman di ruang digital tidak datang dalam satu bentuk saja. Di belakang judi online, Kemkomdigi juga menangani 798.181 konten pornografi dan 41.494 konten penipuan, sehingga total penanganan mencapai 4.198.606 konten negatif.

Pengawasan tak berhenti di satu kanal

Sebaran konten bermasalah juga terlihat lintas platform. Penanganan terbesar memang tercatat pada situs web, tetapi media sosial ikut menjadi jalur penyebaran yang besar karena ada 563.852 konten yang ikut ditindak di kanal tersebut.

Temuan itu menunjukkan bahwa konten ilegal bergerak melalui banyak pintu sekaligus. Karena itu, pengawasan tidak bisa hanya diarahkan ke satu jenis layanan, melainkan harus menjangkau berbagai platform secara bersamaan.

Platform besar dan layanan berbagi file ikut tersorot

Kemkomdigi juga mencatat temuan pada platform Meta yang mencapai 198.921 konten. Selain itu, layanan file sharing menyumbang 181.562 konten yang ikut ditangani.

Rincian ini menegaskan bahwa ruang digital memiliki pola penyebaran yang kompleks. Konten berbahaya tidak hanya muncul di situs web, tetapi juga memanfaatkan media sosial dan layanan berbagi file yang banyak digunakan masyarakat.

Pelanggaran HKI turut masuk daftar penindakan

Di luar konten yang berdampak langsung pada keamanan publik, Kemkomdigi juga menangani 9.217 kasus pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual. Dari jumlah itu, 9.095 konten ditemukan di situs web dan 122 konten lainnya di media sosial.

Penindakan terhadap pelanggaran HKI dipandang penting karena berkaitan dengan kesehatan ekosistem digital. Perlindungan terhadap karya dan hak kreator menjadi salah satu syarat agar industri digital bisa tumbuh dalam lingkungan yang tertib dan aman.

Langkah pemerintah dinilai penting oleh pelaku industri

Upaya penanganan konten ilegal tersebut mendapat apresiasi dari Asosiasi Video Streaming Indonesia atau AVISI. Asosiasi ini menilai bahwa tindakan pemerintah ikut memperkuat keamanan ruang digital sekaligus memberi perlindungan bagi industri kreatif.

Ketua Umum AVISI Hermawan Sutanto menyampaikan bahwa perlindungan hak kekayaan intelektual merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi digital. Wakil Ketua AVISI Darmawan Zaini juga menyatakan dukungan terhadap langkah tegas pemerintah dalam menindak konten ilegal.

Kemkomdigi menegaskan bahwa kerja sama lintas pihak akan terus diperkuat agar pengawasan tidak berhenti pada penindakan semata. Di tengah dominasi judi online dan masih besarnya sebaran konten negatif lain, perlindungan ruang digital juga diposisikan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan industri kreatif.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru