Juni 2026 Jadi Batas Akhir Tahap Kedua Bansos, Ini Nominal PKH dan BPNT yang Perlu Dicek

Author: Redaksi Android62

Juni 2026 menjadi bulan terakhir dalam penyaluran bantuan sosial tahap kedua yang mencakup periode April hingga Juni. Bagi masyarakat yang terdaftar, pengecekan status melalui situs resmi Kemensos menjadi cara paling praktis untuk memastikan bantuan sudah masuk dalam proses penyaluran berjalan.

Melalui laman cekbansos.kemensos.go.id, warga dapat memeriksa status penerima dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan atau NIK sesuai KTP. Sistem kemudian meminta kode captcha, dan pengguna bisa menekan refresh jika kode yang tampil sulit dibaca sebelum memilih tombol “Cari Data”.

PKH dan BPNT Masih Menjadi Program Utama

Dua program yang masih berjalan adalah Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT. Keduanya ditujukan bagi warga yang sudah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.

Lewat pengecekan mandiri, masyarakat bisa mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima, jenis bantuan yang diterima, serta keterangan penyaluran. Cara ini juga membantu penerima menghindari kabar yang belum jelas soal pencairan bansos.

Rincian Nominal BPNT dan PKH

Untuk BPNT Juni 2026, bantuan tercatat sebesar Rp200.000 per bulan. Dalam skema penyaluran per tahap, nilai yang disebut adalah Rp600.000 untuk periode tertentu.

Sementara itu, nominal PKH disesuaikan dengan kategori penerima. Ibu hamil atau nifas dan anak usia 0–6 tahun masing-masing menerima Rp750.000 per tahap.

Kategori PKH Nominal per Tahap
Ibu hamil atau nifas Rp750.000
Anak usia 0–6 tahun Rp750.000
Anak SD Rp225.000
Anak SMP Rp375.000
Anak SMA Rp500.000
Lansia Rp600.000
Penyandang disabilitas berat Rp600.000

Besaran PKH yang berbeda-beda menunjukkan bahwa bantuan ini menyasar kelompok keluarga dengan kebutuhan yang tidak sama. Karena itu, status penerima dan kategori bantuan perlu dicek agar informasi yang diterima sesuai dengan hak masing-masing.

Cara Cek Bansos Secara Online

Proses pengecekan dapat dilakukan lewat browser di perangkat apa pun, lalu memasukkan NIK yang sesuai dengan data kependudukan. Setelah captcha terisi benar, pengguna tinggal menekan “Cari Data” untuk melihat status terdaftar atau tidak serta jenis bantuan yang tercatat.

Pemeriksaan rutin membantu masyarakat memantau kepesertaan bansos tanpa harus menunggu informasi yang belum pasti. Di tengah jadwal penyaluran yang dibagi ke dalam empat tahap sepanjang 2026, pemantauan mandiri menjadi langkah penting agar penerima tidak tertinggal pembaruan informasi.

Jadwal Penyaluran Sepanjang 2026

Penyaluran bansos pada 2026 dibagi ke dalam empat tahap, dan setiap tahap mencakup periode tiga bulan. Tahap pertama berlangsung pada Januari hingga Maret, sedangkan tahap kedua berjalan pada April hingga Juni.

Dengan pola tersebut, Juni 2026 menjadi penutup tahap kedua sebelum masuk ke periode berikutnya. Masyarakat yang terdaftar disarankan terus memantau laman resmi Kemensos agar status bantuan tetap terpantau secara berkala.

Berita Terbaru