Kacamata Pintar Apple Dipatok Cuma $200–$500, Siap Menantang Meta dan Samsung pada 2027

Author: Redaksi Android62

Apple sedang menyiapkan kacamata pintar pertamanya dengan kisaran harga yang disebut berada di level $200 hingga $500. Angka itu langsung menempatkan perangkat ini di jalur yang berbeda dari headset mixed reality kelas premium dan memberi sinyal bahwa Apple tidak sedang membidik Vision Pro sebagai sasaran utama.

Produk tersebut dilaporkan diposisikan sebagai kacamata pintar harian yang lebih ringan dan lebih praktis. Arah ini membuat Apple masuk ke kategori yang selama ini lebih dulu dikenal lewat perangkat Meta, sekaligus membuka ruang persaingan baru di pasar wearable yang dipakai langsung di wajah.

Mark Gurman dari Bloomberg, melalui newsletter Power On, menyebut proyek ini dikembangkan secara tertutup dengan nama kode internal N50. Apple disebut ingin membawa produk itu ke kategori yang juga menjadi perhatian Meta, Google, dan Samsung.

Jadwalnya juga mengalami pergeseran. Gurman sebelumnya menyebut Apple sempat menargetkan peluncuran pada 2026 dengan pengiriman dimulai awal 2027, tetapi kendala di lini produksi dan gangguan rantai pasok membuat rencana itu mundur ke akhir 2027.

Pengiriman perangkat tersebut bahkan berpotensi baru dimulai pada awal 2028. Pergeseran waktu ini menunjukkan bahwa proyek tersebut masih berada dalam fase pengembangan yang sensitif terhadap kesiapan produksi.

Arah produk lebih dekat ke pemakaian sehari-hari

Berbeda dari perangkat komputasi spasial berukuran besar, Apple smart glasses ini disebut lebih mendekati kacamata pintar bergaya konsumen. Pendekatan tersebut membuatnya lebih masuk akal sebagai perangkat yang menemani aktivitas rutin, bukan sebagai alat utama untuk pengalaman mixed reality.

Apple juga dikabarkan ingin menjadikannya companion health device dengan memanfaatkan teknologi augmented. Dengan arah seperti itu, perangkat ini tidak hanya diproyeksikan untuk tampil futuristis, tetapi juga untuk menyatu dengan rutinitas harian pengguna.

Fungsi yang disiapkan mencakup akses informasi, audio, kamera, dan asisten digital. Kombinasi itu memperlihatkan bahwa Apple ingin kacamata ini berguna dalam penggunaan singkat dan berulang sepanjang hari.

Fitur yang disiapkan untuk mobilitas dan komunikasi

Kacamata pintar ini disebut akan memiliki kamera bawaan untuk merekam footage. Di sisi lain, perangkat itu juga dilaporkan membawa speaker dan mikrofon untuk panggilan, musik, notifikasi, serta pemanggilan Siri.

Ada juga dukungan petunjuk arah berjalan secara turn-by-turn. Fitur ini membuat kacamata bisa dipakai sebagai alat bantu navigasi tanpa harus terus melihat ponsel.

Jika daftar fitur tersebut benar-benar hadir, Apple akan masuk ke pasar yang menuntut keseimbangan antara kegunaan dan kenyamanan. Produk semacam ini harus cukup fungsional untuk dipakai rutin, tetapi tetap terasa wajar sebagai aksesori luar ruangan.

Desain menjadi bagian penting dari strategi

Selain fungsi, tampilan fisik juga tampak menjadi fokus utama. Apple dilaporkan menyiapkan beberapa gaya bingkai agar perangkat ini terasa lebih seperti aksesori mode.

Setidaknya ada empat desain potensial yang sedang dipertimbangkan. Bentuk yang disebut meliputi bingkai persegi panjang besar, persegi panjang yang lebih ramping, oval atau lingkaran besar, serta oval atau lingkaran kecil.

Gurman juga menyebut perangkat itu kemungkinan memiliki kamera berbentuk oval, pilihan warna yang khas, dan beberapa gaya frame. Arah ini memperlihatkan upaya Apple agar produknya cocok untuk selera pengguna yang berbeda.

Beberapa opsi warna yang disebut antara lain hitam, ocean blue, dan light brown. Kombinasi warna dan model tersebut menguatkan kesan bahwa perangkat ini disiapkan sebagai produk gaya hidup, bukan sekadar eksperimen teknologi.

Harga murah untuk ukuran Apple, tapi lawannya sudah bergerak lebih dulu

Rentang harga $200 hingga $500 menjadi salah satu bagian yang paling menonjol. Di kelas Apple, angka itu tergolong jauh lebih terjangkau dibanding wearable premium lain, sekaligus memberi ruang untuk beberapa varian berdasarkan desain, material, atau fitur tertentu.

Namun, pasar yang dituju bukan pasar kosong. Meta sudah lebih dulu menggunakan Ray-Ban dan Oakley untuk lini kacamata pintarnya, sementara Samsung dan Google disebut akan memakai Gentle Monster dan Warby Parker sebagai mitra untuk produk serupa.

Situasi itu membuat persaingan smart glasses tidak hanya bergantung pada teknologi. Desain, kenyamanan, dan nama merek yang dikenakan di wajah setiap hari sama pentingnya dengan fitur yang ditawarkan.

Untuk saat ini, semua detail tersebut masih berada pada level laporan dan belum diumumkan resmi oleh Apple. Tetapi jika jadwal akhir 2027 bertahan dan harga $200 hingga $500 benar terwujud, Apple bisa masuk ke pasar smart glasses dengan strategi yang lebih massal dan lebih dekat ke kebutuhan harian pengguna.

Source: gadgets.beebom.com
Berita Terbaru