Sorotan terbesar dari dua ponsel baru Vivo di India justru datang dari pendekatan yang tidak seragam. Satu model dibuat untuk pengguna yang ingin flagship ringkas, sementara model satunya lagi diposisikan sebagai perangkat ultra-premium dengan fokus besar pada kamera dan tenaga.
Vivo akan memperkenalkan X300 FE dan X300 Ultra di New Delhi pada 6 Mei. Peluncuran ini juga akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Vivo dan platform media sosial perusahaan, sehingga publik dapat mengikuti pengumumannya secara real time.
Dua arah strategi untuk pasar kelas atas
Kehadiran dua model ini menunjukkan strategi Vivo yang ingin menjangkau dua kebutuhan berbeda sekaligus. X300 FE diarahkan untuk pengguna yang mengutamakan ukuran lebih kompak, sedangkan X300 Ultra disiapkan untuk bersaing di level premium tertinggi.
Vivo juga diperkirakan menyiapkan penawaran peluncuran, diskon bank, dan jadwal ketersediaan perangkat. Skema penjualannya disebut dapat mencakup penjualan akses awal serta promo eksklusif online di platform e-commerce besar.
X300 Ultra jadi pusat perhatian
Nama X300 Ultra paling banyak dibicarakan karena membawa peningkatan besar di sektor kamera. Perangkat ini dikabarkan memakai kamera belakang dengan sensor utama 200MP, lensa telefoto 200MP, dan kamera ultra-wide 50MP.
Kemampuan zoom-nya juga terlihat sangat agresif. X300 Ultra disebut menawarkan 3,7x optical zoom dan hingga 105x digital zoom, sementara Vivo disebut menyiapkan lensa telefoto eksternal Zeiss 200mm dan 400mm untuk mendorong optical zoom hingga 17,4x.
Di sisi performa, X300 Ultra diperkirakan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Ponsel ini juga disebut menjalankan OriginOS 6 berbasis Android versi terbaru dengan dukungan pembaruan perangkat lunak jangka panjang.
Spesifikasi kelas flagship sejati
Untuk tampil sebagai perangkat papan atas, X300 Ultra diperkirakan membawa layar 6,82 inci 2K LTPO OLED dengan refresh rate 144Hz. Bagian belakangnya disebut memakai modul kamera bundar besar yang menegaskan posisinya sebagai flagship premium.
Daya tahannya juga dibuat besar. X300 Ultra disebut mengusung baterai 7.000mAh, dengan dukungan 100W wired fast charging dan 40W wireless charging.
X300 FE fokus pada ukuran yang lebih ramah
Berbeda dari saudaranya, X300 FE disiapkan sebagai flagship kompak yang tetap membawa spesifikasi tinggi. Pendekatan ini biasanya menarik bagi pengguna yang ingin performa besar tanpa bodi yang terlalu lebar.
Perangkat ini diperkirakan memakai layar 6,31 inci LTPO AMOLED beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz. Vivo juga disebut menghadirkan desain modul kamera horizontal baru yang berbeda dari generasi sebelumnya.
Performa, kamera, dan baterai X300 FE
Untuk dapur pacu, X300 FE diperkirakan menggunakan Snapdragon 8 Gen 5. Konfigurasinya disebut bisa mencapai RAM 12GB dan penyimpanan 512GB, lalu menjalankan OriginOS 6 dengan pembaruan software dan keamanan selama beberapa tahun.
Sektor kameranya tetap dibuat serius. X300 FE disebut membawa tiga kamera belakang, terdiri dari sensor utama 50MP, ultra-wide 8MP, dan lensa periskop telefoto 50MP dengan 3x zoom.
Di bagian depan, perangkat ini diperkirakan memakai kamera selfie 50MP untuk foto dan panggilan video. Model ini juga disebut berpotensi mendukung telephoto extender lens, seperti saudaranya, untuk kemampuan zoom yang lebih jauh.
Meski lebih ringkas, baterainya tetap besar. X300 FE diperkirakan dibekali baterai 6.500mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W via kabel dan 40W wireless charging.
Harga yang menempatkan keduanya di kelas berbeda
Harga akan menjadi faktor penting dalam penerimaan pasar India. Vivo X300 FE diperkirakan dibanderol di kisaran Rs 60,000 hingga Rs 70,000, meski ada bocoran lain yang menyebut harganya bisa mencapai Rs 79,999.
Sementara itu, Vivo X300 Ultra disebut akan meluncur di sekitar Rs 1,59,999. Angka tersebut langsung menempatkannya di kelas ultra-premium, tempat persaingan dengan merek besar berlangsung sangat ketat.
Dengan dua model ini, Vivo terlihat ingin memperluas citra mereknya di segmen flagship lewat dua jalur yang berbeda. Satu sisi menekankan keseimbangan ukuran dan performa, sementara sisi lain mendorong batas teknologi fotografi mobile saat keduanya resmi diperkenalkan di India pada 6 Mei.
