Kamera utama 200MP menjadi daya tarik paling menonjol dari Moto G87 yang bocor sebelum pengumuman resminya. Kehadiran sensor besar itu langsung menempatkan ponsel ini sebagai calon kuat di kelas menengah dengan ambisi rasa premium.
Bocoran render resmi yang beredar lewat Evan Blass menunjukkan bahwa Motorola tidak hanya mengandalkan spesifikasi kamera. Desain perangkat ini juga dibuat elegan, dengan modul kamera belakang berbentuk kotak dan pilihan warna hasil kerja sama dengan Pantone.
Tampilan yang tetap sederhana, tetapi terasa lebih mahal
Moto G87 masih membawa bahasa desain khas Motorola yang minimalis dan modern. Bagian depan memakai layar datar dengan sudut membulat, sehingga tampilannya terlihat rapi dan mudah diterima oleh banyak pengguna.
Pada sisi kanan, tombol volume dan tombol daya ditempatkan berdampingan untuk memudahkan akses harian. Sisi kiri memuat slot kartu SIM, sementara bagian bawah dilengkapi port USB-C dan lubang speaker.
Susunan seperti ini menunjukkan Motorola tetap mengutamakan kepraktisan. Namun, sentuhan desain yang lebih halus membuat perangkat ini terasa punya kelas yang lebih tinggi dibanding ponsel menengah biasa.
Kamera 200MP jadi pusat perhatian
Di bagian belakang, modul kamera persegi di pojok kiri atas menjadi rumah bagi sensor utama 200MP. Penempatan itu menegaskan bahwa fotografi menjadi salah satu fokus utama Moto G87.
Langkah ini juga memperlihatkan dorongan Motorola untuk membawa seri G ke level yang lebih kompetitif. Hadirnya kamera 200MP di ponsel menengah memberi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman kamera lebih tinggi tanpa harus masuk ke lini flagship.
Bocoran yang beredar belum mengungkap detail kamera lain secara lengkap. Meski begitu, kehadiran sensor utama beresolusi besar sudah cukup untuk menjadikan Moto G87 sebagai perangkat yang paling diperhatikan di kelasnya.
Warna Pantone memberi karakter berbeda
Motorola kembali menggandeng Pantone untuk memperkuat identitas visual Moto G87. Dua nama warna yang disebut adalah Pantone Overture Gray dan Pantone Blue Atoll.
Selain itu, tersedia juga opsi Arctic Seal, Black Olive, Nile, dan Shaded Spruce. Ragam warna ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang ingin memilih tampilan perangkat sesuai selera masing-masing.
Pilihan warna yang beragam memperlihatkan strategi Motorola yang tidak hanya mengutamakan spesifikasi. Ponsel ini juga diarahkan untuk tampil menonjol lewat karakter visual yang lebih ekspresif.
Performa dan memori untuk kebutuhan harian
Di sektor dapur pacu, Moto G87 disebut akan memakai chipset MediaTek Dimensity seri 6000. Chipset tersebut dinilai cukup andal untuk produktivitas dan penggunaan sehari-hari.
Perangkat ini juga dikabarkan membawa RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Kombinasi itu terbilang lega untuk kelas menengah, terutama bagi pengguna yang membutuhkan ruang untuk aplikasi, file, dan konten multimedia.
Sejumlah analis memperkirakan Moto G87 akan meluncur secara global mulai bulan depan. Perangkat ini juga disebut berpotensi hadir bersama seri Razr 70 di beberapa pasar internasional, meski harga resmi dan jadwal ketersediaannya belum dibuka.







