Kebaya Hitam Victoria Kosasieputri dan Karina Moudy di Kirab Satu Suro, Paling Menyita Perhatian

Author: Redaksi Android62

Victoria Kosasieputri dan Karina Moudy menjadi dua sosok yang paling menyita perhatian dalam Kirab Satu Suro di Solo. Keduanya tampil anggun dengan balutan kebaya hitam saat mengikuti prosesi malam 1 Suro di kawasan Pura Mangkunegaran bersama ribuan warga.

Victoria Kosasieputri hadir sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2026, sementara Karina Moudy menyandang gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2026. Keduanya datang sebagai perwakilan Yayasan Puteri Indonesia dan membagikan potret saat berada di Pura Mangkunegaran serta berjalan kaki mengelilingi kota bersama peserta lain.

Tradisi yang sarat makna

Kirab Satu Suro merupakan warisan budaya Jawa yang digelar oleh Keraton Kasunanan Surakarta sebagai bagian dari peringatan Tahun Baru Jawa. Prosesi ini tidak hanya ramai dihadiri masyarakat dan wisatawan, tetapi juga dipandang sebagai ruang untuk menjaga nilai budaya, filosofi kehidupan, dan pesan moral yang terus diwariskan.

Dalam pelaksanaannya, kirab ini identik dengan tapa bisu, yakni berjalan tanpa bicara, serta arak-arakan pusaka keraton. Kehadiran kerbau albino keramat yang disebut Kebo Bule Kyai Slamet juga menjadi unsur yang selalu melekat dalam tradisi tersebut.

Anggun dalam suasana khidmat

Penampilan Victoria dan Karina dinilai selaras dengan suasana sakral Kirab Satu Suro. Victoria tampil dengan kebaya hitam dan rambut yang disanggul, sedangkan Karina hadir dengan riasan minimalis yang membuat wajahnya terlihat anggun.

Di tengah prosesi yang berlangsung khidmat, kehadiran figur publik seperti mereka memberi warna tersendiri tanpa mengurangi kekhusyukan acara. Keduanya juga menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dalam salah satu tradisi yang kuat dengan nilai budaya tersebut.

Menjadi daya tarik lintas kalangan

Kirab Satu Suro tahun ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Yenny Wahid dan Titiek Soeharto. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa tradisi ini tetap menjadi magnet bagi berbagai kalangan, dari warga setempat hingga tokoh nasional.

Selain menjadi tontonan budaya, kirab ini juga berfungsi sebagai penghormatan terhadap leluhur dan sejarah Keraton Surakarta. Tradisi tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal kearifan lokal yang masih dijaga hingga kini.

Potret Victoria Kosasieputri dan Karina Moudy di antara ribuan peserta memperkuat kesan bahwa Kirab Satu Suro bukan sekadar agenda seremonial. Balutan kebaya hitam yang mereka kenakan membuat keduanya tampak menyatu dengan suasana khidmat di Solo.

Source: www.idntimes.com
Berita Terbaru