KONI Kabupaten Kebumen memasang target minimal lima medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Bahkan, peluang meraih hingga 10 emas masih dibuka jika peta kekuatan kontingen berjalan sesuai harapan.
Target itu menjadi penanda bahwa Kebumen tidak ingin sekadar hadir di ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 31 Oktober 2026 di klaster Semarang Raya. Kontingen juga disiapkan dengan pendekatan yang lebih awal, mulai dari susunan panitia, logistik, hingga pembenahan manajemen.
183 atlet sudah lolos verifikasi
Untuk mendukung ambisi tersebut, Kebumen telah menyiapkan 183 atlet dari 25 cabang olahraga yang lolos verifikasi. Para atlet itu akan tersebar di empat wilayah pertandingan, sehingga koordinasi lapangan menjadi salah satu pekerjaan besar yang harus diselesaikan sejak dini.
Sebaran cabang olahraga Kebumen meliputi 15 cabang di Kota Semarang, 6 cabang di Kota Salatiga, 3 cabang di Kabupaten Demak, dan 1 cabang di Kabupaten Semarang. Kondisi ini membuat kebutuhan dukungan teknis dan logistik menjadi lebih kompleks dibandingkan ajang yang terpusat di satu lokasi.
| Wilayah Pertandingan | Jumlah Cabang Olahraga | Keterangan |
|---|---|---|
| Kota Semarang | 15 | Sebaran terbanyak |
| Kota Salatiga | 6 | Masuk klaster Semarang Raya |
| Kabupaten Demak | 3 | Perlu akses mobilitas cepat |
| Kabupaten Semarang | 1 | Lokasi terpisah |
Cabang unggulan disaring lebih ketat
Manajemen kontingen juga telah menyaring 9 cabang olahraga unggulan yang dinilai punya potensi medali paling besar. Di antaranya adalah atletik, sepak takraw, judo, sambo, pencak silat, petanque, dan wushu.
Wakil Ketua II KONI Kebumen, Dwi Aries Prambasto, menegaskan bahwa keberangkatan kontingen tidak boleh dipandang sebagai ajang wisata. Ia meminta setiap pengurus cabang olahraga membawa tanggung jawab moral untuk pulang dengan medali bagi daerah.
Dalam evaluasi internal, Dwi Aries menyebut capaian sebelumnya berada di angka lima medali. Karena itu, target baru dipasang lebih tinggi untuk menjaga daya saing Kebumen di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat.
Panitia dipercepat, legalitas dikejar
Di sisi lain, KONI Kebumen juga mempercepat penyusunan panitia pelaksana. Rapat koordinasi penyelarasan draf susunan panitia digelar di Teman Hati Coffee, Pejagoan, pada Senin malam dan dipimpin kolektif oleh Arif Budiman, Dwi Aries Prambasto, serta Agus Junaedi.
Arif Budiman mengatakan struktur kepanitiaan perlu segera dipastikan karena tenggat pelaksanaan makin dekat. Menurut dia, susunan panitia itu melibatkan insan olahraga, pengurus KONI aktif, Disdikpora, akademisi, dan penggerak olahraga daerah.
Agus Junaedi menambahkan, draf susunan panitia harus dibahas terbuka sebelum diajukan ke Bupati Kebumen. Setelah seluruh unsur menyatakan sepakat, KONI akan mengurus SK Bupati agar legalitas kerja panitia semakin kuat dan persiapan kontingen berjalan tertata.
Sekretariat dibidik di sekitar Jatingaleh
Untuk mendukung mobilitas kontingen, KONI Kebumen juga berencana mencari lokasi sekretariat di sekitar Jatingaleh. Lokasi itu dinilai strategis karena memudahkan pergerakan menuju Demak, Salatiga, dan Kabupaten Semarang melalui jalur tol.
Setelah panitia terbentuk, KONI Kebumen juga menyiapkan launching kontingen atlet dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Kebumen pada bulan Agustus mendatang. Tahap itu akan menjadi penanda bahwa mesin persiapan Porprov 2026 sudah bergerak lebih matang dan lebih terstruktur.
