Ketenangan City Usai Blunder Donnarumma, Guardiola Kagum pada Soliditas Tim

Author: Redaksi Android62

Manchester City memang sempat terguncang setelah Gianluigi Donnarumma membuat kesalahan yang berujung gol Arsenal. Namun, hal yang paling mencuri perhatian justru bukan blunder itu, melainkan cara City merespons situasi tersebut dengan tenang hingga akhirnya menang 2-1 di Etihad Stadium.

Pep Guardiola mengaku kagum melihat reaksi para pemainnya setelah momen sulit itu. Ia menilai sikap saling membantu di antara rekan setim jauh lebih penting daripada saling menyalahkan, karena itulah yang menjaga fokus City tetap utuh sampai laga selesai.

Donnarumma Jadi Sorotan

Momen yang membuat pertandingan ramai dibicarakan terjadi saat City sedang mencoba mempertahankan kendali permainan. Donnarumma menerima bola dari lemparan ke dalam di depan gawang, lalu sapuannya justru terbaca dan diblok Kai Havertz sebelum bola masuk ke jala City.

Kesalahan tersebut langsung mengubah atmosfer pertandingan. Donnarumma tampak frustrasi di lapangan, sementara rekan-rekannya segera mendekat untuk memberi dukungan agar situasi tidak semakin berat bagi sang kiper.

Arsenal memanfaatkan momentum itu dengan cepat setelah City lebih dulu unggul lewat gol Rayan Cherki pada menit ke-16. Dua menit berselang, pertandingan kembali seimbang dan tensi laga pun meningkat.

Respons City Jadi Poin Penting bagi Guardiola

Bagi Guardiola, reaksi tim setelah kebobolan justru menjadi hal yang paling layak disorot. Ia menilai para pemainnya tidak larut dalam rasa kecewa dan tetap saling menopang di momen yang sulit.

“Namun, saya menyukai reaksi dari rekan-rekan setimnya, mereka ada di sana untuk membantunya,” kata Guardiola seperti dikabarkan Sky Sports. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyukai tim yang saling mengeluh begitu kemasukan gol.

Sikap itu, menurut Guardiola, menunjukkan mentalitas yang sehat di dalam tim. City tetap bisa menjaga ritme permainan meski sempat terpukul oleh kesalahan yang berpotensi mengubah arah laga.

Haaland Menjadi Pembeda

Setelah turun minum, City menemukan kembali jalurnya untuk menekan Arsenal. Erling Haaland kemudian mencetak gol pada menit ke-65 dan mengembalikan keunggulan tim tuan rumah.

Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang sejak awal berjalan ketat. Setelah insiden Donnarumma di babak pertama, City mampu menutup pertandingan dengan kemenangan penting yang menjaga mereka tetap dalam persaingan papan atas Liga Inggris.

Hasil ini membuat City berada di posisi kedua dengan 67 poin dari 32 pertandingan. Arsenal masih berada di puncak klasemen dengan 70 poin dari 33 laga, sehingga jarak keduanya tetap tipis dan persaingan belum menunjukkan tanda mereda.

Kemenangan atas Arsenal memberi dorongan besar bagi City, bukan hanya karena tambahan tiga poin, tetapi juga karena cara mereka bertahan saat menghadapi tekanan. Di tengah sorotan terhadap blunder Donnarumma, solidaritas tim justru menjadi wajah utama dari kemenangan City di Etihad Stadium.

Source: sport.detik.com
Berita Terbaru