KKP Siapkan 40 Ribu Lokasi Budidaya Ikan, Pasokan MBG dan Pangan Nasional Menguat

Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan pembangunan budidaya perikanan darat tematik di 40 ribu lokasi. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menopang kebutuhan ikan bagi program Makan Bergizi Gratis.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa sektor budidaya ikan tidak lagi diposisikan sekadar sebagai aktivitas produksi harian. Pemerintah mendorongnya menjadi bagian dari strategi pasokan pangan yang lebih luas, terutama untuk memastikan ketersediaan ikan di dalam negeri.

Bioflok di Wanantara Jadi Contoh Awal

Salah satu gambaran pengembangan itu terlihat dari kolam ikan nila dengan sistem bioflok di Desa Wanantara, Indramayu, Jawa Barat. Praktik budidaya tersebut memperlihatkan model yang ingin diperluas ke banyak daerah dengan penyesuaian kebutuhan produksi setempat.

Penggunaan sistem bioflok juga menjadi penanda upaya peningkatan efisiensi budidaya. Teknologi ini diterapkan pada kolam ikan nila di Wanantara dan masuk dalam pola budidaya yang didorong untuk diperbanyak.

Di lapangan, aktivitas budidaya itu sudah terlihat dalam keseharian warga. Warga yang memberi pakan ikan nila memperlihatkan bahwa model semacam ini berjalan nyata dan dapat menjadi dasar perluasan bila pengembangan lokasi terus dilakukan.

Peran Strategis untuk Program MBG

Kebutuhan ikan untuk program Makan Bergizi Gratis membuat budidaya perikanan darat memiliki peran yang lebih strategis. Pasokan dari sektor ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi dalam skala yang lebih luas.

Fokus tematik memberi arah yang lebih jelas pada budidaya perikanan darat. Dengan pola tersebut, lokasi budidaya dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan dukungan pasokan ikan untuk konsumsi masyarakat.

Selain untuk program MBG, pengembangan 40 ribu lokasi juga menegaskan posisi budidaya tematik sebagai salah satu penopang produksi pangan nasional. Arah kebijakan ini memperlihatkan bahwa sektor perikanan darat sedang disiapkan untuk memberi dampak yang lebih besar bagi ketahanan pangan.

Pembangunan di skala besar tersebut membuka ruang bagi perluasan model budidaya yang sudah berjalan di tingkat masyarakat. Jika pengembangannya konsisten, sektor ini berpotensi menjadi jalur penting untuk menjaga ketersediaan ikan di dalam negeri.

Source: jabar.antaranews.com

Berita Terkait