Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke rumah sakit setelah kondisi kesehatannya menurun saat berada di Balai Kota Bandung pada Jumat (10/7) sore. Hingga Jumat malam, ia masih dalam penanganan tim dokter dan Pemerintah Kota Bandung belum menyampaikan diagnosis yang dideritanya.
Meski Farhan sedang menjalani pemeriksaan, Pemerintah Kota Bandung memastikan pelayanan publik dan roda pemerintahan tetap berjalan normal. Seluruh layanan kepada masyarakat disebut tidak terganggu dan tetap mengikuti mekanisme yang berlaku.
Agenda Kerja Tertunda
Kondisi tersebut ikut mengganggu agenda kerja Farhan pada hari itu. Ia sempat menerima tamu di ruang kerjanya sebelum kesehatannya menurun dan akhirnya batal hadir dalam rapat paripurna yang sudah dijadwalkan.
Henryco Arie Sapiie, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, mengatakan tim dokter masih melakukan pemeriksaan terhadap Farhan. Menurut dia, hasil medis akan diumumkan setelah perkembangan kesehatan wali kota lebih jelas.
“Saat ini beliau masih dalam penanganan tim dokter. Kami menunggu proses medis yang sedang berlangsung dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan,” ujar Henryco saat dikonfirmasi di Bandung, Jumat malam.
Masih Dipertimbangkan Perlu Rawat Inap atau Tidak
Henryco menjelaskan, Farhan sebelumnya dijadwalkan hadir dalam rapat paripurna yang kedua. Namun, karena kondisi kesehatannya memburuk, ia segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Hingga kini, tim medis masih menentukan apakah Farhan perlu menjalani rawat inap atau cukup pulih di rumah. Pemkot Bandung berjanji akan terus memperbarui informasi kondisi kesehatan Wali Kota setelah menerima laporan resmi dari dokter.
Pemerintah Kota Bandung juga mengajak masyarakat mendoakan kesembuhan Muhammad Farhan agar bisa segera pulih dan kembali menjalankan tugasnya memimpin Kota Kembang. Informasi lanjutan mengenai kondisinya masih menunggu pemeriksaan medis yang sedang berlangsung.
Source: mediaindonesia.com






