Konsumsi Buah dan Sayur Masih Rendah, Re.juve Tawarkan Cara Praktis Menutup Celah Gizi

Konsumsi buah dan sayur di Indonesia masih belum menyamai kebutuhan harian yang dianjurkan. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan rata-rata konsumsi baru sekitar 1,7 kilogram per orang per minggu, sementara rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia mencapai lebih dari 400 gram per hari atau sekitar 2,8 kilogram per minggu.

Angka itu memperlihatkan jarak yang masih lebar antara kebiasaan makan sehari-hari dan pola makan seimbang. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap hidup sehat, persoalan utamanya bukan hanya soal kesadaran, melainkan juga soal kemudahan membangun kebiasaan yang bisa dijalankan terus-menerus.

Asupan Harian yang Masih Perlu Dikejar

Rendahnya konsumsi buah dan sayur membuat edukasi gizi tetap relevan untuk berbagai lapisan masyarakat. Banyak orang sudah memahami pentingnya pola makan sehat, tetapi penerapannya masih sering tidak konsisten dalam rutinitas harian.

Karena itu, langkah kecil yang mudah diikuti menjadi penting. Kebiasaan sederhana dapat membantu asupan gizi lebih terjaga, terutama bila dipadukan dengan pilihan makanan sehari-hari yang juga mengandung buah dan sayur.

Alternatif Praktis dari Re.juve

Re.juve menawarkan jus buah dan sayur praktis sebagai salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Produk ini diposisikan sebagai True Cold-Pressed Juice yang menggunakan buah dan sayur murni tanpa tambahan gula maupun air.

Menurut Re.juve, konsumsi empat botol dalam seminggu setara dengan sekitar 2,4 kilogram sayur dan buah-buahan. Avilia, Marketing & Growth Head Re.juve, mengatakan, “Jumlah ini sudah sangat mendekati rekomendasi WHO, dan tetap perlu dilengkapi dengan konsumsi buah dan sayur secara langsung dari makanan sehari-hari.”

Wellness yang Dibuat Lebih Sederhana

Re.juve memandang wellness bukan sekadar tren, melainkan kebiasaan yang perlu mudah dijalankan dalam jangka panjang. Pendekatan itu dibuat selaras dengan gaya hidup masyarakat modern yang serba cepat dan menuntut kepraktisan.

Konsep tersebut juga terlihat dari pengalaman gerai dan arah brand yang berupaya mendekatkan konsumen pada gaya hidup sehat secara lebih alami. Dengan cara ini, kebiasaan sehat tidak ditempatkan sebagai beban, melainkan sebagai bagian dari rutinitas yang lebih ringan dijalani.

Masalah Lama, Dorongan Baru

Masih rendahnya konsumsi buah dan sayur menunjukkan bahwa perubahan pola makan membutuhkan lebih dari sekadar ajakan. Edukasi, inovasi, dan kemudahan akses sama-sama dibutuhkan agar masyarakat lebih mudah menjaga asupan harian.

Pendekatan berbasis kebiasaan kecil seperti yang ditawarkan Re.juve diharapkan dapat membantu masyarakat membangun pola makan yang lebih seimbang. Pada akhirnya, upaya meningkatkan konsumsi buah dan sayur tetap menjadi bagian penting dari perbaikan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Source: www.suara.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer