Kontroler Xbox Khusus Cloud Gaming Muncul, Wi‑Fi 6 Dipakai Untuk Tekan Latensi

Dua kontroler Xbox yang belum diumumkan resmi tiba-tiba muncul lewat dokumen sertifikasi Brasil, dan salah satunya langsung menarik perhatian karena disebut dibuat khusus untuk Xbox Cloud Gaming. Model itu diarahkan untuk memberi koneksi yang lebih langsung sehingga latensinya lebih rendah saat bermain lewat layanan cloud.

Kemunculan keduanya memberi gambaran awal bahwa Microsoft sedang menyiapkan pembaruan aksesori dengan pendekatan yang berbeda. Satu model mengejar pengalaman bermain cloud yang lebih cepat, sementara model lain memperlihatkan arah baru untuk lini Elite yang selama ini diposisikan sebagai kontroler premium.

Fokus ke cloud gaming

Model yang paling menyita perhatian adalah kontroler Xbox Cloud Gaming. Perangkat ini tercatat mendukung Wi‑Fi 6 pada pita 2.4GHz dan 5GHz, sehingga bisa terhubung langsung ke server Xbox Cloud Gaming.

Pendekatan itu membuat arah produknya terlihat jelas sejak awal. Microsoft tampaknya ingin menghadirkan kontroler yang memang dioptimalkan untuk permainan berbasis cloud, bukan sekadar kontroler nirkabel biasa.

Selain Wi‑Fi, kontroler ini juga mendukung Bluetooth 5.3. Dukungan tersebut memberi fleksibilitas lebih saat dipakai dengan perangkat lain di luar skenario cloud gaming.

Desain lebih ringkas dan baterai isi ulang

Dari sisi fisik, kontroler Xbox Cloud Gaming tampil dengan bentuk yang lebih ramping. Wujudnya disebut mirip beberapa kontroler pihak ketiga seperti 8BitDo, dengan pilihan warna hitam dan putih.

Susunan tombolnya tetap akrab bagi pengguna Xbox. Ada dua joystick, D-pad, tombol XYAB, bumper, trigger, serta tombol view dan menu yang tetap dipertahankan.

Di bagian tengah, ada tombol yang diduga berfungsi untuk pairing. Untuk daya, perangkat ini memakai baterai isi ulang berkapasitas 500mAh dan mengisi ulang lewat port USB-C.

Elite Series 3 ikut terlihat

Listing yang sama juga memunculkan Xbox Elite Series 3. Kehadiran model ini penting karena lini Elite dikenal sebagai kontroler premium untuk pengguna yang menginginkan fitur lebih tinggi dari model standar.

Secara visual, Elite Series 3 masih membawa tata letak khas kontroler Xbox. Namun, ada elemen baru berupa seperangkat tombol scroll wheel yang ditempatkan di dekat jack headphone 3.5mm.

Fungsi tombol baru itu belum dijelaskan, tetapi kehadirannya menjadi pembeda paling jelas dari generasi sebelumnya dalam dokumen yang beredar. Elite Series 3 juga tercatat mendukung konektivitas Wi‑Fi dan Bluetooth.

Perubahan pada baterai Elite

Dokumen sertifikasi ikut mengungkap detail baterai Elite Series 3. Perangkat ini memakai baterai lepas-pasang berkapasitas 1.528mAh.

Kapasitas itu disebut 34% lebih kecil dibanding sel baterai di dalam Elite Series 2. Dokumen yang sama juga menegaskan bahwa baterai pada Elite Series 3 bisa dilepas, bukan terintegrasi permanen.

Belum ada penjelasan mengenai alasan pengurangan kapasitas tersebut. Meski begitu, detail itu menunjukkan adanya perubahan penting pada rancangan internal perangkat.

Masih sebatas bocoran sertifikasi

Kemunculan dua kontroler ini di Anatel menandakan pengembangannya sudah masuk tahap administratif resmi. Namun, sertifikasi belum berarti peluncuran komersial akan segera berlangsung.

Dokumen tersebut juga belum mengungkap harga maupun jadwal rilis. Untuk saat ini, informasi yang tersedia masih terbatas pada gambar produk dan spesifikasi kunci yang tercatat dalam sertifikasi Brasil.

Yang sudah jelas, Microsoft tampaknya menyiapkan dua arah pembaruan aksesori sekaligus. Satu model mengejar pengalaman cloud gaming dengan koneksi lebih langsung, sedangkan model lain melanjutkan lini Elite dengan perubahan desain dan fitur yang cukup menonjol.

Source: www.gsmarena.com

Berita Terkait