Porto dan Lisbon menjadi dua kota yang paling menonjol bagi wisatawan yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri. Keduanya sama-sama dinilai nyaman, aman, dan relatif ramah di kantong dalam laporan JB.com yang menilai 40 kota besar di dunia.
Keunggulan keduanya tidak hanya terletak pada biaya, tetapi juga pada kemudahan wisatawan asing beradaptasi. Kemampuan berbahasa Inggris warga Portugal disebut tergolong baik, sehingga komunikasi selama perjalanan menjadi lebih mudah.
Porto unggul di biaya, Lisbon kuat di situs bersejarah
Di antara keduanya, Porto sedikit lebih unggul dari sisi anggaran. Rata-rata tarif hotel di kota ini sekitar US$105 atau sekitar Rp1,8 juta per malam, lebih murah dibandingkan Lisbon yang mencapai sekitar US$134 atau sekitar Rp2,4 juta per malam.
Porto juga dikenal nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki, meski banyak jalurnya menanjak. Sementara itu, Lisbon menawarkan hampir 200 bangunan dan situs bersejarah yang bisa dikunjungi tanpa perlu menempuh jarak jauh.
| Kota | Keunggulan Utama | Biaya Hotel Rata-rata |
|---|---|---|
| Porto | Nyaman, aman, mudah dijelajahi, ramah di kantong | US$105 per malam |
| Lisbon | Nyaman, aman, banyak situs bersejarah, ramah di kantong | US$134 per malam |
Praha menawarkan pusat kota tua yang padat destinasi
Posisi berikutnya ditempati Praha, Republik Ceko, yang mendapat nilai tinggi berkat pusat kota bersejarahnya yang ramah pejalan kaki. Kota ini memiliki lebih dari 200 objek wisata dan bangunan bersejarah yang tersebar di berbagai sudut kota.
Menurut penyusun studi, wisatawan bahkan bisa menghabiskan waktu selama sepekan tanpa kehabisan tempat menarik untuk dikunjungi. Praha juga mencatat skor keamanan 75 dari 100 dengan tingkat kriminalitas yang relatif rendah.
Biaya menginap di Praha pun masih tergolong terjangkau. Rata-rata tarif hotelnya sekitar US$107 atau sekitar Rp1,9 juta per malam, sedikit di atas Porto tetapi masih di bawah banyak kota besar di Eropa Barat.
| Kota | Fokus Daya Tarik | Skor atau Biaya |
|---|---|---|
| Praha | Lebih dari 200 objek wisata dan bangunan bersejarah | Keamanan 75/100; US$107 per malam |
Seoul menjadi pilihan hemat dengan mobilitas tinggi
Seoul, Korea Selatan, menempati posisi ketiga dan dinilai cocok bagi wisatawan dengan anggaran terbatas. Harga kamar hotel standar di kota ini rata-rata hanya sekitar US$65 atau sekitar Rp1,1 juta per malam.
Biaya makan juga relatif rendah, dengan restoran yang bisa dinikmati sekitar US$8 atau sekitar Rp144 ribu per orang. Selain itu, Seoul menawarkan lebih dari 80 situs bersejarah untuk dikunjungi.
Kota ini mencatat skor walkability 94 dari 100, sehingga mudah dijelajahi dengan berjalan kaki. Tarif transportasi umum sekitar US$1,30 atau sekitar Rp23 ribu per perjalanan juga membuat mobilitas wisatawan lebih hemat.
Daftar 10 kota terbaik untuk perjalanan luar negeri pertama
| Peringkat | Kota | Negara |
|---|---|---|
| 1 | Porto | Portugal |
| 1 | Lisbon | Portugal |
| 3 | Praha | Republik Ceko |
| 4 | Helsinki | Finlandia |
| 5 | Kyoto | Jepang |
| 6 | Madrid | Spanyol |
| 7 | Budapest | Hungaria |
| 8 | Wina | Austria |
| 9 | Seoul | Korea Selatan |
| 10 | Sevilla | Spanyol |
Selain Porto, Lisbon, Praha, dan Seoul, daftar ini juga memuat Helsinki, Kyoto, Madrid, Budapest, Wina, dan Sevilla. Seluruh kota tersebut dinilai punya keamanan yang baik, biaya yang relatif terjangkau, dan akses yang mudah untuk dijelajahi.
Untuk wisatawan yang sedang menyiapkan perjalanan internasional pertama, daftar tersebut memberi gambaran kota mana yang paling seimbang antara kenyamanan, biaya, dan kemudahan mobilitas. Porto dan Lisbon menonjol sebagai dua pilihan teratas karena menawarkan kombinasi yang kuat antara keamanan, keramahan, serta pengalaman kota yang mudah dinikmati.
