Eksperimen pendinginan PC yang dilakukan kreator YouTube Major Hardware kembali menjadi sorotan karena hasilnya cukup tak biasa. Alih-alih memakai panel samping kaca seperti casing pada umumnya, proyek bernama Superdome justru menggantinya dengan kubah berisi 15 kipas Noctua yang diarahkan untuk memasukkan udara secara agresif ke dalam casing.
Uji coba itu memperlihatkan perbedaan suhu yang mencolok saat PC dipakai bermain gim. Ketika panel kaca standar digunakan, suhu tertinggi CPU di Ryzen Master tercatat sekitar 86 derajat Celsius, sedangkan saat panel Superdome dipasang, suhu turun menjadi sekitar 67 derajat Celsius.
Pendekatan pendinginan yang sengaja dibuat ekstrem
Superdome lahir dari ide yang sebelumnya sudah muncul dalam Fanhattan Project, lalu dikembangkan menjadi versi yang lebih terarah dan lebih ekstrem. Fokus utamanya bukan pada satu kipas besar, melainkan pada banyak kipas 120 mm standar yang diposisikan untuk mendorong aliran udara langsung ke area komponen.
Seluruh kipas pada desain ini dipasang sebagai intake. Dengan susunan tersebut, casing dibuat memiliki tekanan positif agar udara segar lebih cepat masuk dan panas terdorong keluar dari sistem.
Susunan 15 kipas dan nilai perangkat yang digunakan
Kubah 3D Superdome menampung total 15 kipas Noctua NF-A12x25 berukuran 120 mm. Setiap kipas disebut berada di kisaran $40 per unit, sehingga total nilai perangkat yang digunakan mencapai sekitar $600.
Noctua tidak hanya menyediakan kipas untuk proyek ini, tetapi juga mengirimkan filamen printer 3D dengan warna yang disesuaikan dengan tema desain. Susunan kipasnya dibuat unik, dengan lima kipas mengelilingi satu kipas di bagian atas kubah, sementara sembilan kipas lainnya ditempatkan di area dasar dekat PC.
Proses pembuatan yang tidak sederhana
Struktur utama Superdome dicetak dengan printer 3D dan memerlukan waktu beberapa hari untuk diselesaikan. Major Hardware menyebut kapasitas cetak pada Bambu Lab H2D dan H2S sangat membantu proses ini, meski desain tetap harus dibagi menjadi beberapa bagian agar hasil akhirnya rapi.
Manajemen kabel menjadi salah satu bagian paling sulit dalam proyek tersebut. Bahkan setelah tampilan luar selesai, pembuatnya mengakui jalur kabel di dalam kubah masih terlihat kurang rapi, meski sistem tetap berjalan relatif senyap selama kabel tidak menyentuh bilah kipas.
Hasil uji suhu yang menjadi sorotan
Perbandingan antara panel kaca biasa dan panel Superdome memperlihatkan dampak besar terhadap pendinginan. Dalam pengujian yang dilakukan saat bermain Battlefield 6, suhu CPU berubah cukup signifikan hanya dengan mengganti panel samping casing.
- Panel kaca standar: suhu tertinggi CPU sekitar 86 derajat Celsius.
- Panel Superdome: suhu CPU turun ke sekitar 67 derajat Celsius.
- Selisih suhu: sekitar 20 derajat Celsius.
- Kipas yang digunakan: 15 unit Noctua NF-A12x25.
- Posisi kipas: seluruhnya sebagai intake.
Makna proyek ini bagi perakit PC
Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendinginan udara masih punya ruang besar untuk dioptimalkan jika aliran udara dirancang dengan tepat. Dalam kasus Superdome, volume udara yang besar mampu membantu menurunkan panas CPU tanpa harus mengandalkan sistem pendingin cair.
Meski begitu, desain ini jelas bukan solusi praktis untuk semua pengguna. Ukurannya besar, memerlukan pencetakan 3D, membutuhkan ruang tambahan, dan pengelolaan kabelnya rumit, sehingga lebih cocok dipandang sebagai proyek modding demonstratif yang mendorong batas desain casing dan strategi airflow.
Major Hardware juga membagikan file cetak 3D proyek ini di Thingiverse, sehingga pemilik casing Lian Li O11 dan pengguna yang memiliki stok kipas cukup dapat mencoba membuat versi mereka sendiri. Dengan begitu, Superdome menjadi contoh bahwa eksperimen modding PC masih bisa menghasilkan pendekatan pendinginan yang sangat berbeda dari panel kaca standar.







