Kuota Golden Ticket SPMB Jatim 2026 Hanya Satu, Ketua OSIS dan Hafiz Berebut Kursi Negeri

Kuota Golden Ticket pada SPMB Jatim 2026 dibuat sangat ketat. Untuk jalur ketua OSIS, setiap SMA atau SMK negeri hanya mendapat satu kursi, dan kategori penghafal kitab suci juga dibatasi satu kursi per sekolah.

Pembatasan itu menempatkan jalur ini sebagai seleksi yang benar-benar khusus bagi calon murid berprestasi nonakademik. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memposisikannya sebagai apresiasi bagi murid yang punya jiwa kepemimpinan sekaligus kedalaman spiritual.

Jalur Golden Ticket masuk dalam Jalur Prestasi Hasil Lomba. Sasaran utamanya adalah calon murid yang pernah menjadi ketua OSIS dan penghafal kitab suci, dengan peluang masuk ke SMA atau SMK negeri di Jawa Timur.

Karena kursinya hanya satu per sekolah untuk masing-masing kategori, proses seleksi dipastikan berjalan ketat. Saat pendaftar melebihi kuota, panitia tidak berhenti pada satu penilaian saja, melainkan memakai pemeringkatan berlapis.

Untuk calon murid ketua OSIS, urutan penilaian dimulai dari akumulasi skor prestasi yang dimiliki. Jika nilainya sama, jarak domisili ke sekolah tujuan menjadi pembeda berikutnya.

Bila persaingan masih imbang, panitia melihat rata-rata nilai Tes Kemampuan Akademik. Setelah itu, nilai rapor menjadi penentu, dan usia calon murid yang lebih tua ditempatkan sebagai pembeda terakhir.

Skema serupa juga diterapkan pada kategori penghafal kitab suci. Penentu utama pada kelompok ini adalah jumlah hafalan, dan jika jumlahnya sama maka urutan seleksi kembali mengikuti kriteria ketua OSIS, mulai dari skor prestasi hingga usia.

Ada dokumen penting yang wajib disiapkan calon murid jalur ketua OSIS. Surat Keputusan kepengurusan harus diterbitkan resmi oleh kepala sekolah asal dari SMP, MTs, atau sekolah menengah pertama sederajat lainnya.

Dokumen itu menjadi bukti bahwa calon murid memang pernah menjabat sebagai pengurus organisasi sekolah. Sementara itu, jalur penghafal kitab suci mengikuti ketentuan pemeringkatan yang menempatkan jumlah hafalan sebagai indikator awal.

Golden Ticket dibuka pada Tahap 2 pendaftaran SPMB Jatim 2026. Sebelum tahap itu, seluruh calon murid harus lebih dulu melalui rangkaian pra-pendaftaran yang dimulai sejak Mei.

Pengisian nilai rapor oleh kepala SMP atau sederajat berlangsung pada 11–19 Mei 2026 secara daring. Setelah itu, calon murid memverifikasi nilai rapor pada 18–21 Mei 2026, lalu sekolah asal memperbaikinya jika ada kekeliruan pada 21–26 Mei 2026.

Tahap berikutnya adalah pengambilan PIN pendaftaran pada 28 Mei–9 Juni 2026. Pada periode yang sama, verifikasi dan validasi data serta dokumen dilakukan secara luring pada 29 Mei–10 Juni 2026.

Ada juga latihan pendaftaran mandiri yang dijadwalkan pada 8–9 Juni 2026. Untuk konsentrasi SMK tertentu, verifikasi kesehatan juga dilakukan pada 29 Mei–10 Juni 2026.

Kehadiran fisik ke SMA atau SMK tujuan tetap diperlukan saat verifikasi dan validasi dokumen. Langkah ini dipakai untuk memastikan data yang diunggah ke sistem sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Pendaftaran online Tahap 2 berlangsung pada 17–18 Juni 2026, mulai pukul 00.01 sampai 21.00 WIB. Setelah itu, pihak SMA atau SMK melakukan verifikasi sekolah pada 18–20 Juni 2026.

Hasil seleksi diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 09.00 WIB. Peserta yang lolos wajib mencetak bukti penerimaan pada 22 Juni 2026 hingga tengah malam dan melakukan daftar ulang ke sekolah tujuan pada 22–23 Juni 2026.

Seluruh informasi teknis pendaftaran dapat dipantau melalui situs spmbjatim.net. Panitia juga menyediakan dokumen petunjuk teknis sebagai acuan utama bagi calon murid yang ingin mengikuti jalur prestasi ini.

Source: inikata.co.id

Berita Terkait