Laba Erajaya Diproyeksi Melonjak 53%, Permintaan iPhone Jadi Penopang Utama

Author: Redaksi Android62

Prospek laba PT Erajaya Swasembada Tbk atau ERAA pada kuartal III-2026 mendapat perhatian setelah diproyeksikan meningkat 53% secara tahunan. Kenaikan itu ditopang permintaan perangkat premium, terutama iPhone, yang masih terjaga di tengah perubahan kondisi nilai tukar.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Jonathan Guyadi, memperkirakan penjualan ERAA pada periode tersebut tumbuh 4,8% secara tahunan. Proyeksi itu muncul ketika konsumen semakin banyak memilih ponsel dengan spesifikasi serta harga yang lebih tinggi.

Proyeksi Kinerja ERAA dan ERAL

Entitas Indikator Kinerja atau Proyeksi
ERAA SSSG Januari-Mei 2026 Naik 7,2%
ERAL SSSG Naik 10,8%
ERAA Penjualan kuartal III-2026 Tumbuh 4,8% tahunan
ERAA Laba bersih kuartal III-2026 Meningkat 53% tahunan

Jonathan Guyadi dalam riset yang dikutip investor.id menyatakan, “Kami memperkirakan penjualan ERAA pada kuartal III-2026 tumbuh 4,8% yoy dan laba bersih meningkat 53% yoy.” Perkiraan itu berkaitan dengan tren peningkatan pilihan konsumen ke perangkat bernilai jual lebih tinggi.

Peralihan tersebut memberi ruang pertumbuhan bagi produk premium dalam jaringan ritel dan distribusi Erajaya. iPhone 17 Pro Max disebut sebagai salah satu perangkat kelas atas yang permintaannya masih kuat.

Penjualan Gerai Menguat

ERAA membukukan pertumbuhan penjualan gerai yang sama sebesar 7,2% sepanjang Januari hingga Mei 2026. Penjualan produk premium menjadi salah satu penopang perkembangan tersebut.

Perusahaan pemilik jaringan gerai iBox ini beroperasi di segmen yang sensitif terhadap perubahan kurs, khususnya untuk produk bernilai tinggi. Karena itu, ERAA menambah persediaan lebih awal dan memberikan dukungan promosi guna mempertahankan volume penjualan.

Langkah persediaan lebih dini ditujukan untuk mengurangi dampak pelemahan rupiah terhadap aktivitas penjualan. Namun, informasi yang tersedia tidak merinci jumlah tambahan stok maupun bentuk promosi yang diberikan perseroan.

Anak Usaha Menambah Dukungan

Dukungan operasional juga datang dari PT Sinar Eka Selaras Tbk atau ERAL, anak usaha yang bergerak di bidang produk aktif dan gaya hidup. ERAL mencatat pertumbuhan penjualan gerai yang sama sebesar 10,8%.

Pertumbuhan dua digit itu terjadi pada seluruh kategori produk, termasuk produk gaya hidup aktif. Kinerja ERAL memperluas sumber pertumbuhan grup di luar distribusi dan ritel perangkat elektronik.

Basis Pembanding Tetap Perlu Dicermati

Meski kuartal III-2026 diperkirakan menguat, kinerja ERAA pada kuartal II-2026 diproyeksikan relatif datar secara tahunan. Kondisi ini dipengaruhi basis pembanding yang tinggi pada kuartal II-2025.

Periode pembanding tersebut mencakup penjualan tertunda iPhone 16 dari 2024. Faktor kurs dan basis penjualan yang tinggi tetap menjadi konteks penting dalam menilai laju pertumbuhan ERAA.

Permintaan iPhone, pertumbuhan penjualan gerai, serta kontribusi ERAL menjadi sejumlah katalis operasional bagi perseroan. Saham ERAA juga disebut berada pada valuasi paling murah di sektornya dengan diskon valuasi yang besar.

Berita Terbaru