Laga Hidup-Mati Di Jayapura, Persipura Dan Adhyaksa Berebut Tiket Terakhir Ke Super League

Author: Redaksi Android62

Tiket terakhir menuju Super League musim 2026/2027 akan diperebutkan di Jayapura, saat Persipura Jayapura menjamu Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (8/5/2026) pukul 15.00 WIB. Laga playoff Championship Liga 2 itu langsung berstatus hidup-mati karena pemenangnya akan mengamankan tempat di kasta tertinggi musim depan.

Pertemuan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama finis sebagai runner-up grup masing-masing. Persipura datang dari Grup B, sementara Adhyaksa FC menutup perjalanan di Grup A, sehingga duel di kandang Mutiara Hitam menjadi penentu nasib terakhir menuju promosi.

Bagi Persipura, kepercayaan diri mereka sedang terjaga setelah menundukkan Persiku Kudus 2-0 di Stadion Lukas Enembe pada Minggu (3/5/2026). Dua gol kemenangan itu dicetak Williams Lugo dan Jeam Kelly Sroyer melalui penalti pada babak pertama.

Hasil tersebut memberi dorongan penting bagi skuad asuhan Rahmad Darmawan. Sang pelatih menilai kemenangan atas Persiku bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menjadi simulasi kesiapan fisik dan mental tim sebelum menghadapi partai penentuan.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah hari ini kami memberikan kemenangan di pertandingan yg sangat penting,” kata Rahmad Darmawan. Ia juga menegaskan bahwa timnya masih mendapat kesempatan besar setelah melewati perjalanan panjang yang tidak mudah diprediksi.

Persipura menutup fase grup dengan 56 poin dari 27 pertandingan. Jumlah itu sama dengan PSS Sleman sebagai pemuncak Grup B, tetapi Persipura harus puas di posisi kedua karena kalah head-to-head.

Menjelang laga playoff, Rahmad meminta para pemain menjaga kondisi fisik, psikologi, dan performa secara keseluruhan. Menurut dia, momentum seperti ini belum tentu datang kembali dalam waktu dekat, sehingga setiap detail persiapan harus dimaksimalkan.

Karena itu, tim pelatih kini melakukan konsolidasi internal untuk menjaga gairah bermain skuad. Fokus utama mereka adalah memastikan para pemain tetap tenang dan siap tampil di depan publik sendiri.

Status kandang menjadi nilai tambah besar bagi Persipura dalam laga penentuan ini. Dukungan suporter di Jayapura berpotensi menambah energi saat tim berusaha mempertahankan tradisi besar klub di pentas nasional.

Di sisi lain, Adhyaksa FC datang dengan ambisi yang sama besarnya. Klub asal Banten itu mengamankan posisi kedua Grup A dengan 51 poin dan membawa target untuk mencatat promosi bersejarah ke Super League.

Lawan Persipura juga punya materi pemain berpengalaman yang bisa membuat pertandingan berjalan ketat. Nama-nama seperti Makan Konate, Ramiro Fergonzi, Miftahul Hamdi, dan Hasim Kipuw memperkuat daya saing mereka di atas lapangan.

Situasi ini membuat laga di Stadion Lukas Enembe terasa seimbang dalam sudut pandang berbeda. Persipura membawa pengalaman panjang dan empat gelar juara Liga Indonesia, sedangkan Adhyaksa FC hadir sebagai kekuatan baru yang ingin menulis sejarahnya sendiri.

Karena itu, duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan penentu nasib dua tim yang sudah sangat dekat dengan target utama. Pemenangnya akan menyusul tim-tim lain yang lebih dulu memastikan tempat di Super League musim 2026/2027.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru